itnmalangnews.id – Ariel Abdullah dan Jono Oge Galang Surya Kelana adalah dua mahasiswa asal Palu angkatan 2018. Keduanya menempuh program studi di Teknik Sipil, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Kedua mahasiswa semester 1 ini dihimbau oleh keluarganya agar tetap fokus belajar pasca terjadinya gempa bumi dan tsunami yang melanda tiga daerah di Paku, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah.
Abdullah akrab ia disapa, mengungkapkan, awalnya sempat panik setelah mendengar kabar tsunami dari teman-teman seangkatannya. Namun, setelah menghubungi keluarganya, ia merasa sedikit lega dan berharap agar sanak keluarga serta masyarakat Palu diberikan keselamatan.
“Orang tua dan keluarga dalam keadaan selamat walaupun kondisi rumah mengalami kerusakan akibat goncangan gempa. Kami diminta agar tetap konsentrasi belajar dan tidak lupa agar terus mendoakan keluarga di sana,” ujar mahasiswa alumni SMKN 3 Palu ini.
Sementara itu, Galang menambahkan, keluarganya yang tinggal di Palu Timur juga memberi kabar dalam keadaan aman, meskipun rumahnya dalam kondisi hancur serta keluarganya mengalami luka-luka ringan.
Baca juga: Himpunan Mahasiswa Sipil Serahkan Puluhan Paket Kardus untuk Sulawesi Selatan
“Memang di Kota Palu sudah biasa terjadi gempa, tetapi tidak sedahsyat sekarang. Tiga bencana melanda sekaligus, gempa, tsunami dan likuifaksi. Bahkan kami sempat mendengar kabar, satu desa yang terkena likuifaksi tersebut yang selamat hanya 6 orang. Kami berharap, korban yang terdampak bencana diberikan kesabaran dan ketabahan, semoga Palu dan sekitarnya kembali pulih dan masyarakat dapat beraktifitas seperti semula,” pungkasnya. (mus)

