Dosen Teknik Sipil ITN Malang: Bangunan Tradisional Indonesia Tahan Gempa

itnmalangnews.id -Peradaban nusantara merupakan peradaban kuno yang menghuni kawasan Indonesia sejak berabad-abad lamanya. Dalam rentang waktu yang tidak sebentar ini ada puluhan bahkan ratusan bencana alam telah dialami, mulai dari banjir, gunung meletus hingga gempa bumi. Masyarakat nusantara punya cara tersendiri untuk menghadapi macam rupa bencana ini. Kenyataan inilah yang membuat Ir. Ester Priskasari, MT, dosen teknik sipil Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yakin bahwa bangunan tradisional Indonesia sudah tahan gempa.

Dosen Teknik Sipil ITN Malang Bangunan Tradisional Indonesia Tahan GempaPerempuan asli Malang tersebut memberikan contoh pada rumah-rumah panggung di Sulawesi. Menurutnya bangunan tersebut adalah tahan gempa dan tahan banjir. Rumah panggung biasanya terbuat dari kayu yang didesain sedemikian rupa sehingga jaraknya dari yang cukup tinggi membuatnya terbebas dari banjir, serta perancangan konstruksinya yang kuat membuat gempa tak bisa merobohkannya. “Bangunan yang memang sangat tradisional pasti tahan gempa, dan tidak akan roboh meski kena angin,” kata alumni ITN Malang tersebut.

Ester yakin bahwa nenek moyang nusantara sudah memepelajari dengan pasti bagaimana membuat bangunan yang tahan, dan ini dipelajari selama ratusan tahun melalui puluhan pengalaman dan percobaan. Dengan demikian sebetulnya jika ingin mencari konstruksi bangunan yang tahan gempa tidak perlu jauh-jauh cukup kembali pada filosofi konstruksi bangunan tradisional, maka akan menemukan bangunan yang paling cocok dengan keadaan nusantara. “Dengan begitu gempa itu sebetulnya tidak membunuh manusia jika bangunanya kuat, yang membunuh manusia adalah gedung2 besar manusia yang roboh pada manusia itu sendiri,” terang perempuan yang juga alumni ITS Surabaya itu. (her)

(Visited 219 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *