Barqhadini Ayuningsih, MC Muda ITN Malang

itnmalangnews.id – Dalam pelaksanaan acara, tentu ada Master of Ceremony (MC) yang memandu setiap sesinya. Di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang terdapat MC muda yang berstatus mahasiswa. Ia bernama Barqhadini Ayuningsih, mahasiswi Teknik Lingkungan angkatan 2016.

Barqhadini Ayuningsih, MC Muda ITN MalangBarqhadini Ayuningsih, mahasiswi ITN Malang yang menjadi MC di kampus sejak 2017. (Foto: Istimewa)


Baca juga: www.itn.ac.id

Ayu, sapaan akrabnya, menyadari kelebihan yang ia miliki dari bangku SMA. Pada saat itu, Guru Bimbingan dan Konseling menjelaskan jika suara Ayu cocok sebagai pembawa acara atau pembaca berita. “Menurut guru saya, saya punya suara bulat dan tidak medhok sama sekali. Setelah saya cerita pada orang tua, saya mulai berlatih selama 3 bulan di RRI Malang dibantu Bapak Ali Sukamto AP, S.AP, M.AP, MOC. Saya pun mencoba menjadi MC di acara SMA,” kenang dara kelahiran Malang ini.

Ketika Ayu melanjutkan kuliah ke ITN Malang, ia kembali menjadi MC meski awalnya ingin berhenti supaya fokus kuliah. Kembalinya Ayu sebagai MC juga karena momen yang tidak sengaja. “Saya mewakili UKM EPIC bertanya di rapat tengah tahun 2017. Setelah itu, saya dihubungi Ibu Ida Soewarni yang mengajak menjadi protokol upacara 17 Agustus di ITN Malang,” cerita mahasiswi yang mengidolakan sosok Ida Soewarni tersebut.

Upacara 17 Agustus adalah permulaan Ayu menjadi MC di ITN Malang. Ia memandu berbagai acara lain, baik formal dan nonformal, serta dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Ayu pun dibimbing oleh beberapa dosen ITN Malang yang juga menjadi MC.

Baca juga: Maudy Ayunda Ajak Generasi Milenial Kejar Mimpi dengan Terus Belajar

Baca juga: ITN Malang Target Juara Mawapres Tingkat Kopertis VII Jawa Timur

“Saya pernah jadi MC seminar, talkshow, resepsi, kegiatan sosial dan keagamaan, open house, upacara, wisuda, dan lain sebagainya. Pernah juga jadi MC dalam bahasa Inggris. Kalau soal pengalaman paling berkesan itu menjadi protokol wisuda bersama bersama dengan Ibu Ida, Ibu Rini, Ibu Emma, Bapak Ardy, dan Bapak Teguh. Mereka semua membimbing saya dengan telaten,” cerita dia.

Bagi Ayu, terdapat berbagai manfaat yang ia peroleh selama menjadi MC di ITN Malang. Sebab, MC bukan hanya tentang berkomunikasi di depan umum. “Saya bisa menjalin silaturahmi dengan para dosen dan banyak kenal teman baru. Kepercayaan diri ikut meningkat sehingga tidak mudah gugup saat menghadapi orang banyak. Dan membuat orang-orang terhibur dalam suatu acara merupakan kebahagiaan tersendiri bagi seorang MC,” tukas Ayu. (ata)

(Visited 283 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *