Teknik Mesin S-1 ITN Malang resmi menerima puluhan mahasiswa baru periode 2025/2026. (Foto: Istimewa)
itnmalangnews.id – Seluruh fakultas di lingkungan Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) secara serentak memulai agenda PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru). Fakultas Teknologi Industri (FTI) secara khusus menyambut para mahasiswa baru di lapangan basket Kampus 2 ITN Malang, Kamis (04/09/2025). Acara ini menjadi pintu gerbang bagi ratusan mahasiswa baru sebelum mereka secara resmi diterima di program studi (prodi) masing-masing.
Acara penyambutan dihadiri lengkap oleh jajaran dekanat, termasuk Dekan FTI Dr. Eng. I Komang Somawirata, ST., MT., serta seluruh ketua dan sekretaris prodi. Hal ini menandakan kesiapan penuh fakultas dalam menyambut generasi baru.
Pesan Mendalam Dekan: Luruskan Niat, Fokus Berprestasi
Dalam sambutan yang penuh motivasi, dekan menyambut hangat para mahasiswa baru. Ia memperkenalkan Kampus 2 sebagai tempat ideal untuk belajar, pasalnya lokasinya yang jauh dari keramaian ibu kota. “Selamat datang di Kampus 2 ITN Malang, kampus yang sangat asri dan strategis untuk pembelajaran karena jauh dari hiruk-pikuk kota. Di sini, adik-adik akan lebih sering ‘ngelab’ daripada ‘ngemall’, sehingga bisa fokus penuh untuk menyelesaikan studi yang diharapkan,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan yang mendalam untuk mahasiswa baru meluruskan niat belajar di ITN Malang. “Mulai sekarang luruskan niat, adik-adik punya tujuan besar belajar di ITN. Jangan sia-siakan harapan orang tua Anda. Belajarlah dengan tekun,” pesannya.
Baca juga: Komika Gilang Herlambang Ajak Mahasiswa ITN Malang Produktif di Era Digital
Dekan juga sempat mengutip pepatah inspiratif “Saya datang, saya belajar, saya berhasil.” Komang berharap, para mahasiswa tidak hanya lulus tepat waktu, tetapi juga bisa menyelesaikan studi lebih cepat. “Kurikulum kami sudah didesain agar mahasiswa punya peluang untuk lulus lebih cepat,” tambahnya.
“We Are One”: Mendorong Kritik Membangun dan Anti Perpeloncoan
Menanggapi kekhawatiran yang kerap muncul di lingkungan kampus, Dekan FTI dengan tegas menyatakan komitmen fakultas terhadap lingkungan yang bebas dari perpeloncoan. “Di ITN Malang khususnya lingkungan Fakultas Teknologi Industri tidak ada unsur perpeloncoan, baik dari dosen maupun kakak tingkat. Kalau ada tekanan, silakan lapor ke prodi, nanti akan diteruskan ke fakultas. Saya tegaskan, tidak ada hal-hal yang bersifat perpeloncoan kalaupun ada, silakan dilaporkan,” tegasnya.
Selain itu, Wakil Dekan 2 FTI ITN Malang, Suryo Adi Wibowo, ST., MT., juga memperkenalkan program “We Are One”. Inisiatif ini merupakan kanal komunikasi yang bisa diakses melalui nomor WhatsApp (WA: 081229290372). “We Are One” bertujuan untuk menanamkan rasa kebersamaan dan saling peduli. Melalui kanal ini mahasiswa bisa menyalurkan saran, kritik, atau keluhan seputar yang terjadi di lingkungan FTI.
“Misalnya, jika ada dosen yang kurang baik, pelayanan karyawan yang kurang optimal, atau masalah sarana prasarana. Silakan laporkan kepada kami lewat We Are One, nanti akan kami olah dan tindak lanjuti. Jangan khawatir, kerahasiaan pelapor terjamin,” jelasnya.
Melalui pendekatan ini, FTI ITN Malang menunjukkan keseriusannya untuk menjadikan Kampus 2 sebagai lingkungan yang suportif dan akuntabel, di mana suara mahasiswa didengarkan demi kemajuan bersama. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

