PKKMB FTSP ITN Malang, ratusan maba diterima di Aula Kampus 1 ITN Malang. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) telah memasuki babak baru. Setelah selesai dengan acara Gigantik 2025 di institusi, para mahasiswa baru (maba) kini resmi diterima di fakultas masing-masing, termasuk Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP).
Baca juga: 261 Lulusan Ramaikan Yudisium FTSP ITN Malang dengan Balutan Pakaian Adat Nusantara
PKKMB FTSP digelar di Aula Kampus 1 ITN Malang pada Kamis (04/09/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran dekanat, ketua program studi (kaprodi), dan sekretaris program studi (sekprodi). Setelah diterima di fakultas, mahasiswa baru langsung diarahkan ke program studi (prodi) masing-masing untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dekan FTSP, Dr. Debby Budi Susanti, ST., MT., berusaha menghilangkan stigma bahwa kampus teknik itu menakutkan. “Masuk kampus teknik tidak semenakutkan yang mereka bayangkan, tapi juga tidak semudah yang dibanggakan. Ada suka, duka, bahagia. Semua bisa dijalani dengan baik, insyaallah bisa lulus tepat waktu,” pesannya saat ditemui usai PKKMB fakultas.
Debby menekankan pentingnya bagi mahasiswa baru FTSP untuk bergaul dengan siapapun, tanpa memandang perbedaan latar belakang suku, agama, atau daerah. Meski begitu, ia mengingatkan agar mereka tetap bijak dalam memilih teman. “Jangan sampai salah memilih teman, karena kalau salah, bisa berdampak gagal lulus,” pesannya.
Baca juga: Maba ITN Malang Dibekali Materi Pengembangan Potensi Diri, Didorong Menjadi Pribadi Proaktif
Sebagai bentuk komitmen ITN Malang untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman, Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) ITN Malang, Ida Soewarni, ST., MT., turut memberikan sosialisasi di hadapan ratusan maba.
“Adanya PPKPT diharapkan bisa membuat mahasiswa nyaman dalam menjalankan akademisnya, nyaman belajar,” kata Ida yang juga merupakan Wakil Dekan III FTSP ITN Malang.
Ia menjelaskan bahwa PPKPT menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkeluh kesah jika mengalami kendala selama proses belajar. “Kalau ada kendala selama proses belajar, mereka bisa menyampaikan ke PPKPT. Kami akan menjaga kerahasiaan mereka,” tegasnya.
Untuk keluhan non-akademik, seperti kesulitan beradaptasi, kekerasan seksual dan sejenisnya mahasiswa bisa menghubungi Wakil Dekan 3. Sementara itu, untuk keluhan akademik, FTSP memiliki layanan khusus bernama “Manunggaling Roso“. Dan bagi mahasiswa yang butuh konseling psikologis, ITN Malang juga sudah menyediakan tenaga ahli psikolog. Mahasiswa yang ingin berkonsultasi psikologi bisa membuat janji dengan Psikolog Hilda Rosa Ainiyah melalui nomor WhatsApp 081559835759.
Sebelum masalah memburuk, mahasiswa bisa mendapatkan konseling psikis dari ahli. “Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dikonseling dulu secara psikis, ada bimbingan dari ahlinya psikolog,” jelas Ida. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

