ITN Malang News – Setelah berhasil membuat formula kecap ikan tapa MSG, kini Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mulai mencoba memproduksi dalam jumlah terbatas. Produksi ini masih untuk kalangan sendiri, bukan untuk diperdagangkan. Namun peminat untuk mencicipi jenis kecap ini kian bertambah. “Kita membuat beberapa botol saja, tetapi banyak mahasiswa yang ingin beli ingin mencicipi,” terang Dra. Siswi Astuti,M.Pd, dosen kimia pengembang makanan ITN Malang saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (6/7) lalu.
Perempuan yang akrab disapa Siswi tersebut menjelaskan bahwa kecap dengan bahan ikan ini memiliki banyak kelebihan, khususnya untuk kesehatan konsumen. Pasalnya produk ITN Malang ini tidak mengandung MSG (Monosodium Glutamate) atau penyedap rasa. “Gurih pada kecap ini bukan karena MSG, tetapi karena rasa ikannya,” imbuh lulusan teknik kimia Universitas Negeri Malang itu. Dengan demikian, konsumen tidak perlu kawatir untuk mengkonsumsi secara rutin kecap ikan tanpa MSG tersebut.
Selain itu, imbuh perempuan asli Malang itu, bau ikan pada kecap sudah tidak ada lagi. Memang sejauh ini ada ketakutan pengguna kecap ikan terhadap bau amis. Tetapi dengan teknologi terbaru yang dia temukan, bau amis dapat dihilangkan sehingga baunya seperti kecap biasa. “Nggak ada bau sama sekali, dan kecapnya lebih kental,” tukasnya sembari membaui produk kecap ikan tanpa MSG miliknya. (her)
