Ketua P2PUTN ITN Malang Minta Semua Elemen Siap Berkompetisi di Era Perang Dagang

itnmalangnews.id – Ketua P2PUTN (Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional), Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT., memberikan kiat-kiat bagaimana menjadikan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kampus yang sukses. Hal ini di sampaikan di hadapan semua elemen kampus biru dalam acara halalbihalal di aula kampus I, Sabtu (7/7).

Ketua-P2PUTN-ITN-Malang-Minta-Semua-Elemen-Siap-Berkompetisi-di-Era-Perang-Dagang

Kartiko mengutip apa yang pernah di sampaikan oleh mantan presiden B.J. Habibie. Bahwa pada hakikatnya waktu semua manusia di dunia ini sama yaitu 24 jam sehari-semalam. Tetapi mengapa ada yang sukses dan yang tidak sukses. Ternyata yang sukses melakukan tiga hal ini selama menggunakan waktunya, yaitu meningkatkan iman dan takwa, meningkatkan pengetahuan dan teknologinya, serta meningkatkan kesosialannya. “Dan yang penting lagi saran beliau adalah kita harus fokus pada satu hal. Artinya kita harus fokus pada program dan rencana yang sudah kita susun,” tuturnya.

Gallery terkait: Group Band Dosen ITN Malang Hibur Peserta Halalbihalal

Kemudian, alumni Universitas Brawijaya (UB) Malang itu mengutip cendekiawan Buya Hamka. Bahwa menurut Hamka yaitu salah satu ladang pahala yang luar biasa diperoleh lewat kekurangan orang lain. Yaitu kekurangan orang lain yang diperbaiki dan dengan tidak membuka aib orang lain karena kesalahannya itu. “Kalau saat ini, di tahun politik ini, semua aib diumbar demi persaingan dapat suara. Akhirnya negara lain yang memanfaatkan aib itu,” lanjut pria yang pernah bekerja di PT. PAL Surabaya tersebut.

Baca juga: UKM se-ITN Malang Bersatu Adakan Halalbihalal

ITN Malang sebagai suatu institusi juga perlu menjaga diri mengingat saat ini perang dagang telah dimulai. Hal ini ditandai dengan Amerika Serikat yang menetapkan pajak 25 persen untuk komoditi ekspor Tiongkok per 7 Juli 2018. Dan tak lama lagi kebijakan Presiden Donald Trump tersebut akan segera dibalas oleh negeri Tirai Bambu. Nah, tentu perang dagang ini akan berdampak kemana-mana. “Kalau institusi negeri mungkin tenang karena ada yang siap mensubsidi. Tetapi institusi swasta seperti kita, maka perlu upaya,” kata dia dalam acara bertema Indahnya Kebersamaan Dalam Keberagaman Sebagai Wujud Rahmatan Lil Alamin. (her)

(Visited 105 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *