Jawa Timur Semakin Siap Siaga Bencana

itnmalangnews.id – Guna memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana yang jatuh pada 26 April, Jawa Timur menggelar acara Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Lapangan Rampal, Selasa (30/04). Dalam kegiatan ini disimulasikan cara penanggulangan bencana. Ribuan orang yang mayoritas berkostum oranye memadati lapangan, termasuk orang nomor satu di Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

ITN Malang Ikut Apel Kesiapsiagaan Bencana

Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang berfoto bersama Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. (Foto: Istimewa)


Ketika bencana banjir ditanyakan secara spesifik usai simulasi, Khofifah menyampaikan program yang pemerintah provinsi (pemprov) rencanakan. Penyiapan kanal diharapkan mampu menjadi solusi. “Kalau soal ini, untuk penyelesaian lahan kita minta tolong para bupati. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air pun sudah ada anggaran untuk plensengan. Problem hulu kita adalah saat curah hujan tinggi dan tidak ada kanalisasi ke laut,” paparnya.

Upaya pemprov menanggulangi bencana, khususnya banjir tidak cuma itu. Khofifah kemudian menyampaikan langkah terkait sampah plastik, di mana membuang sampah sembarangan turut memicu banjir. “Kami sudah memulai relawan Jogo Kali, dulu khusus popok plastik dan sekarang bisa lebih dioptimalkan. Kami juga mengedukasi masyarakat mengenai sirkulasi sampah plastik, bahkan ada kemungkinan membuat peraturan daerah terkait,” tuturnya.

Baca juga: ITN Malang Turunkan Volunteer Serahkan Logistik dan Sarana Penyedia Air Bersih Untuk Korban Gempa Lombok

Baca juga: Civitas Akademika ITN Malang Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulawesi Tengah

Sementara itu, di antara ribuan peserta simulasi terdapat warga Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Sebanyak 75 mahasiswa dan 5 dosen dari Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang mengikuti jalannya simulasi. PWK ITN Malang sendiri sudah kerap terjun meninjau serta membantu daerah yang terkena bencana.

“Kami mendidik anak-anak PWK agar selalu peka terhadap bencana. Mental mahasiswa harus dibentuk biar jadi fighter,” tegas Kepala Prodi PWK, Ida Soewarni, ST.,MT. (ata)

(Visited 99 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *