itnmalangnews.id – Tak ingin skripsi mahasiswanya sekedar menumpuk di perpustakaan, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memberikan workshop jurnal bagi mahasiswa jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) yang sudah dinyatakan yudisium. Lewat pembekalan ini, mahasiswa dapat mengubah skripsinya menjadi jurnal dan dipublikasi secara nasional atau bahkan internasional.
Menurut Ardiyanto Maksimilianus Bai, ST, M.Si, inisiator dari kegiatan tersebut, menyatakan bahwa kegiatan tersebut berawal dari studio skripsi. Sejauh ini bagi mahasiswa PWK yang sedang menyelesaikan tugas akhir dikoordinir masuk ke studio skripsi, di mana mereka dapat bimbingan sehingga semua kesulitan dan kendala dapat terpecahkan. “Sejak ada studio skripsi ini sangat membantu, bahkan 85 persen mahasiswa yang tugas akhir lulus,” terang pria yang akrab disapa Ardi itu.
Nah, setelah selesai skripsi ini ada hal-hal yang perlu diperhitungkan lagi yaitu kemanfaatan skripsi. Jika skripsi hanya jadi jilidan buku dan ditumpuk di perpustakaan sangat disayangkan. Maka timbul keinginan untuk mengubah skripsi menjadi jurnal yang bisa dipublikasi di jurnal nasional atau internasional. “Lewat jurnal ini kan skripsi menjadi lebih bermanfaat, dapat dibaca oleh banyak orang,” lanjut pria asal Flores tersebut.
Selain itu, lanjut Ardi, memang sudah ada himbauan dari Surat Keputusan (SK) Rektor tahun 2017 di mana skripsi di semua jurusan diminta untuk dijadikan jurnal dan dipublikasi. Walaupun jauh hari sebelum SK turun, di PWK sudah ada tradisi mahasiswa wajib membuat draft jurnal sebanyak 12 halaman, video dan poster dari tugas akhir, dan resume dari tugas akhir sebanyak 40 halaman. “Dengan turunnya SK ini, sebetulnya kami tinggal menjalankan saja, karena sudah dilakukan,” kata dia. (her)
