itnmalangnews.id – Pendidikan angkatan 39 dan 40 Himpunan Mahasiswa Teknik Pecinta Alam (Himakpa) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang terasa istimewa. Pasalnya, pendidikan yang diisi dengan menjelajah dari Lawang ke Tretes kali ini bertepatan dengan momentum tahun baru.
Riski Kurniawan, humas Himakpa menceritakan bahwa perjalan ini berlangsung selama lima hari dimulai pada tanggal 27 Desember 2017 dan berakhir pada tanggal 1 Januari 2018. Lamanya perjalanan ini karena memang medan yang ditempuh cukup naik turun. “Setiap harinya kita start berangkat jam 08.00 pagi, dan setiap jam 17.00 kami harus berhenti untuk beristirahat, ini memang sudah prosedurnya,” kata dia.
Di setiap pemberhentian ini, para peserta mendirikan tenda di pos yang ditentukan. Lalu dilakukan review, evaluasi dan koordinasi setelah itu istirahat. Perjalanan berlanjut menuju gunung Arjuno, para peserta sempat menuju puncak namun tidak lama dipuncak karena terjadi badai. Akhirnya turun menuju post terakhir yang dikenal daerah Kop-Kopan di Tretes. Di sinilah mereka menikmati malam tahun baru.
Baca: Mahasiswa Baru ITN Malang Semangat Mengikuti PKKMB 2017
Baca: Pendaki UiTM Malaysia: Gunung Panderman dan Butak Cantik Sekali
Dari kawasan yang cukup tinggi ini, mereka dapat menikmati pesta kembang api yang dilepas di Kota Malang. Dan itu terasa lebh indah karena posisi mereka yang berada di ketinggian. Namun mereka sendiri tidak boleh membawa kembang api. “Ya, kita nunggu dalam tenda pada saat tiba waktu tahun baru baru kami keluar lihat kembang api,” lanjut mahasiswa jurusan informatika itu.
Pendidikan angkatan sendiri diikuti sebanyak enam orang, dengan komposisi tiga anggota baru dan tiga lainnya pendamping. Adapun materi yang disampaikan berkaitan dengan pendidikan puncak, latihan navigasi dan GPS, dan manajemen. (her)
