itnmalangnews.id – Membangun mindset, kerangka berfikir yang nantinya bisa diterapkan di berbagai bidang. Dengan kerangka berfikir yang berkembang sesuai dengan perubahan jaman akan membantu kita memudahkan mempelajari banyak hal. Hal ini merupakan harapan DR. Anang Muftiadi dosen Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unpad dalam kuliah tamu di jurusan Perencanaan Wilayah Kota (PWK) ITN Malang, Sabtu (4/3).
Anang Muftiadi berbagi pengalaman dalam membangun indeks pemulihan pasca bencana, Indonesia Post Disaster Recovery Index(Ina-PDRI). Mulai tantangan, konsep, kerangka berfikir, metode serta contoh dijelaskan dihadapan sekitar 40 mahasiswa PWK. Menurutnya, indikator pembangunan manusia pasca bencana yang disepakati secara global ada tiga komponen yaitu kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
“Orang itu harus balance antara kesehatan pendidikan dan ekonomi. Setelah kejadian bencana faktor pendidikan dan ekonomi yang terdampak relatif berat sedangkan kesehatan relatif tidak terpengaruh. Aspek pendidikan relatif mengalami pemulihan lebih lambat bila dibandingkan sektor ekonomi.
Pada tahun ke-2 aspek ekonomi sudah pulih, namun kemudian relatif tetap, sedangkan aspek pendidikan baru pada tahun ke-3 mencapai pemulihan dari kondisi sebelum pasca bencana,” jabar dosen yang pernah mengajar di PWK ITN Malang tahun 1995-1997 ini. (sar)
