Anak SMA 3 Kota Malang Cicipi Siomay Spirulina Karya Teknik Kimia ITN Malang

itnmalangnews.id – Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menggelar Open House yang dihadiri oleh anak-anak SMA dan SMK se-Malang Raya, Sabtu (28/4). Kehadiran mereka diharapkan untuk memberikan penilaian terhadap 27 produk makanan dan kosmetik yang dibuat oleh mahasiswa kampus biru. “Para siswa nanti akan diberikan kesempatan mencicipi, lalu mengisi form penilaian yang disediakan panitia. Jadi mereka seperti konsumen yang menilai produk kami,” terang Mala Shabrina, ketua panitia saat ditemuai di lokasi acara.

Anak-SMA-Kota-Malang-Cicipi-Siomay-Spirulina-Karya-Teknik-Kimia-ITN-Malang

Selain itu, lanjut Mala, anak-anak SMA tersebut agar dapat mengenal teknik kimia secara umum. Bahwa sebetulnya jurusan kimia itu sangat dibutuhkan dihampir semua lini pekerjaan. Tak kalah pentingnya, mereka juga dapat mengenal teknik kimia ITN Malang, yang saat ini sedang mengembangkan produk makanan dan kosmetik berbahan spirulina. “Spirulina ini sedang menjadi tren di kalangan anak muda, sayangnya mereka hanya tahu spirulina yang buat masker. Padahal ia dapat dimanfaatkan dalam berbagai hal, termasuk menjadi bahan makanan,” tutur dara asli Malang tersebut.

Sementara itu, Gibran Tauhid, salah satu siswa SMA 3 Kota Malang, menyatakan bahwa rasa spirulina sangat khas dari makanan-makanan yang diproduksi oleh mahasiswa kampus biru. Gibran yang datang bersama temannya Reynolds Widhiya, mencicipi beberapa produk makanan, di antaranya abon tongkol, es krim, siomay, dan yougurt. “Wah, rasanya memang enak. Rasanya sangat khas, terutama pas mencicipi es krim tadi, sangat beda dengan es krim pada umumnya,” terang siswa kelas 10 itu.

Baca: ITN Malang Kenalkan Permen Kencur ke Ibu-Ibu PKK Junrejo Batu

Baca: Deal! ITN Malang Miliki Alat Gas Cromatografi Sendiri

Bagi Gibran, hadir di acara Open House bertema One Day With Chemical Engineering, Find Your Potency sangat menggembirakan. Bahkan, lanjut dia, pengalaman pengolahan makanan ini dapat dibawa ke kegiatan di sekolahnya. Apalagi di sekolah ada kegiatan kewirausahaan. “Di sekolah ada pelajaran kewirausahaan, nah pengalaman ini bisa nanti dibawa ke sekolah,” tuturnya. (her)

(Visited 233 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *