itnmalangnews.id – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali memastikan satu program studinya meraih akreditasi A, yaitu Teknik Mesin S-1. Sebelumnya Teknik Elektro meraih akreditasi yang sama. Kepastian ini sebagaimana dinyatakan oleh dekan Fakultas Teknik Industri (FTI), Dr.Ir. F. Yudi Limpraptono, MT. “Iya benar Teknik Mesin mendapat akreditasi A, nilainya 369,” terangnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/6).
Pencapaian ini, lanjut Yudi, merupakan yang pertama bagi Teknik Mesin. Pasalnya tiga kali akreditasi sebelumnya berturut-turut hanya mampu bertengger di B. Melihat upaya Teknik Mesin untuk terus berbenah setiap tahunnya, alumni magister Universitas Indonesia (UI) itu merasa memang sudah saatnya Teknik Mesin mendapat akreditasi yang terbaik. “Saya kira ini memang waktunya. Karena selain Teknik Sipil, Teknik Mesin ini merupakan jurusan tertua di ITN Malang. Berdiri sejak tahun 1969,” paparnya.
Selain itu, selama ini dari bidang kemahasiswaan, anak-anak Teknik Mesin selalu memberikan prestasi yang terbaik. Mereka aktif dalam lomba-lomba yang berkaitan dengan permesinan baik di level nasional maupun internasional. Di antaranya yang bergengsi adalah pernah meraih juara satu tingkat nasional lomba kapal tanpa awak untuk level nasional. Sementara untuk level internasional, mahasiswa Teknik Mesin pernah berpartisipasi dalam lomba mobil irit di Singapura. “Anak-anak mesin sangat aktif, mereka telah ikut berbagai lomba dan kegiatan, sehingga wajar jika nilai kemahasiswaanya bagus,” terang dosen yang juga alumni Universitas Brawijaya (UB) tersebut.
Baca juga: Akhirnya, Teknik Elektro S1 ITN Malang Raih Akreditasi A
Baca juga: Rektor ITN Malang: Kami Terus Berupaya Berpartisipasi Pada Event Internasional
Sementara, Dr. I Koman Astana Widi, ST,.ST., Wakil Dekan I Fakultas Teknik Industri menyatakan bahwa kelayakan Teknik Mesin mendapat akreditasi A tidak hanya dari aktifnya kegiatan mahasiswa, tetapi juga dari sumber daya manusia dan sarananya yang terus membaik. “70 persen dosen Teknik Mesin sudah berpangkat lektor kepala, selain itu tak lama kami akan ketambahan para doktor yang saat ini tengah studi,” kata dia.
Lebih jauh Komang menyatakan bahwa pencapaian ini sangat membanggakan tidak hanya bagi ITN Malang tetapi juga bagi mahasiswa dan masyarakat. Lebih-lebih Teknik Mesin merupakan jurusan yang paling diminati. Diprediksi untuk periode selanjut dengan akreditasi jurusan terbaik ini, peminat Teknik Mesin ITN Malang akan membludak. “Walaupun nanti pendaftarnya membludak, tetapi kami harus tetap membatasi karena rasio dosen dan mahasiswa maksimal 1 banding 30,” kata dia. (her)

