Huayou Indonesia bekerja sama dengan Pusat Karir ITN Malang memfasilitasi sosialisasi beasiswa S-2 ke Northeastern University (NEU), Tiongkok. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Kabar gembira bagi alumni Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) yang bermimpi melanjutkan studi ke Negeri Tirai Bambu. Melalui kerja sama dengan Huayou Indonesia, ITN Malang kembali memfasilitasi sosialisasi beasiswa S-2 ke Northeastern University (NEU), Tiongkok, pada Selasa (07/04/2026).
Menariknya, program ini bukan sekadar kuliah biasa. Beasiswa berdurasi tiga tahun tersebut mencakup satu tahun teori di kampus, satu tahun riset, dan satu tahun praktik kerja profesional. Lebih dari itu, penerima beasiswa nantinya akan menjalani ikatan dinas selama minimal dua tahun di grup industri nikel Huayou.
Wakil Rektor 3 ITN Malang, Dr. Hardianto, ST., MT, menyebutkan bahwa ini adalah kali kedua sosialisasi serupa diadakan di kampus. Ia mengungkapkan, secara kompetensi lulusan ITN Malang sebenarnya sangat siap bersaing di level internasional, namun seringkali terkendala urusan biaya.
“Lulusan ITN itu sangat kompeten untuk lanjut S-2. Kendalanya biasanya memang di biaya, makanya harus pintar-pintar cari beasiswa seperti LPDP atau program beasiswa lainnya,” ujar Hardianto di ruang Sidang Pascasarjana Kampus 1.
Ia juga memberi dorongan semangat agar para alumni tidak gampang menyerah dalam “berburu” beasiswa. “Harus diperjuangkan, tapi tetap harus realistis dan bisa mengukur kemampuan diri ke negara mana yang akan dituju,” tambahnya.
Dalam acara yang dihadiri puluhan peserta ini, tim HR Recruitment Huayou Indonesia, Pietendar Revky Manduapessy, SH., CHCS, memaparkan profil perusahaan Huayou yang bergerak di pengolahan material baterai lithium-ion tersebut. Saat ini, Huayou sudah mempekerjakan sekitar 22 ribu orang Indonesia dan berkomitmen penuh pada pengembangan berkelanjutan (ESG).
Baca juga: Gelar Campus Hiring, ITN Malang Jadi “Jembatan” Karir Alumni dan Siswa SMK hingga ke Sumatera
Kehadiran Feri Darmawan Sabastian Sinaga, alumni Teknik Kimia ITN Malang angkatan 2017, lewat Zoom Meeting menambah antusiasme peserta. Feri, yang saat ini sedang menempuh studi S-2 di Tiongkok berbagi pengalaman dan trik agar bisa lolos seleksi beasiswa LPDP yang cukup ketat tersebut.
Menurut Revky biasa disapa, pendaftaran Batch 4 untuk jurusan Teknik Metalurgi NEU ini terbuka bagi lulusan S-1 Teknik (Metalurgi, Kimia, Elektro, Mesin, Geologi, dan bidang terkait).
“Syarat utamanya antara lain memiliki IPK minimal 3.00, skor IELTS/TOEFL di atas 6 (atau setara), serta lolos tes kesehatan,” jelasnya.
Agenda ini turut dikawal oleh Dekan FTI, Dr. Eng. I Komang Somawirata, ST., MT, serta Kepala Pusat Karir ITN Malang, Dr. Lila Ayu Ratna Winanda, ST., MT, sebagai bentuk dukungan nyata kampus bagi karier para alumninya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

