Lakoni Tradisi Turun Temurun, Himakpa Rayakan Peringatan Kemerdekaan RI di Semeru

itnmalangnews.id – Setiap orang memiliki cara untuk memperingati hari kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, begitu juga dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Pecinta Alam (Himakpa) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Melakoni tradisi turun temurun, Kamis (15/08), rombongan Himakpa memulai pendakian ke Gunung Semeru. Tujuannya adalah untuk melaksanakan upacara bendera.

Lakoni Tradisi Turun Temurun, Himakpa Rayakan Peringatan Kemerdekaan RI di Semeru

 Pengibaran bendera di Gunung Semeru. (Foto: Himakpa ITN Malang for itnmalangnews.id)


“Ini merupakan tradisi kami untuk memperingati hari kemerdekaan. Pengibaran di Gunung Semeru sudah dipelopori sejak tahun 1984,” kata Syauqi Azhar Dani, Ketua Umum Himakpa, ketika ditemui di Ruang Humas, Kamis (22/08).

ITN Malang dipercaya pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadi fasilitator upacara bendera. Tahun ini upacara diadakan di dua tempat, yaitu Ranu Kumbolo dan Kalimati, sehingga tim dari ITN Malang juga dibagi menjadi dua tim. Ketika 17 Agustus, pendakian ditutup dan batas maksimum pendaki yang sudah mendaki di hari-hari sebelumnya adalah di Kalimati. Sejak dulu Himakpa selalu menjadi pengibar bendera, sedangkan petugas upacara lain berasal dari sesama pendaki.

Menurut Syauqi, upacara merupakan salah satu bentuk ekspresi dan ajang merenung. Ia ingin rasa nasionalisme para peserta nantinya menguatkan kecintaan mereka pada tanah air. “Mudah-mudahan kita dan peserta lain secara keseluruhan lebih nasionalis dan mencintai Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, mahasiswa Teknik Informatika semester 7 tersebut merinci kegiatan mereka di gunung tertinggi di Pulau Jawa. Setelah upacara bendera, Tim Ranu Kumbolo akan menggelar kampanye lingkungan dan lomba kemerdekaan. Tim Kalimati usai upacara langsung bergabung ke Ranu Kumbolo, selain memiliki tugas yakni mendata pembaruan jalur pendakian.

Baca juga: Peringati Kemerdekaan RI ke-73, Himakpa Kibarkan Sang Merah Putih di Semeru

Baca juga: Perlombaan Hiasi Kemerdekaan di Kampus II ITN Malang

Untuk agenda lomba kemerdekaan terbagi atas dua kategori, lomba tarik tambang dan balap kelereng. Lomba tarik tambang tidak menggunakan tali tambang, melainkan diganti dengan tali carmantle. Tali carmantle berukuran lebih kecil dan memiliki bagian empuk. Tali sepanjang delapan meter ini ditarik oleh dua tim beranggotakan masing-masing tiga orang. Terdapat delapan tim laki-laki dan empat tim perempuan yang berpartisipasi.

Sementara itu, untuk lomba balap kelereng merupakan lomba perorangan. Peserta yang mengikuti lomba balap kelereng adalah 12 laki-laki dan sepuluh perempuan. Para pemenang lomba kemerdekaan akan mendapatkan hadiah berupa totebag, botol tumblr, dan kaos kegiatan. (ata)

Link : www.itn.ac.id

(Visited 176 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *