Himakpa Kampanye Lingkungan di Gunung Semeru

itnmalangnews.id – “Lestarikan! Tolong Tuan Berhenti Mengeksploitasi, Alam Bukan Lahan Investasi.” Begitu bunyi tulisan di atas spanduk berukuran 20 kali 1,5 meter, Sabtu (17/08). Bertepatan dengan hari peringatan kemerdekaan, dibentangkan spanduk tersebut di gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru. Pembentangan spanduk merupakan bagian dari kampanye peduli lingkungan dan mendapat dukungan dari pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Himakpa Kampanye Lingkungan di Gunung Semeru

Himakpa mengajak seluruh pendaki membentangan spanduk sebagai ajakan menjaga kelestarian lingkungan. (Foto: Himakpa ITN Malang for itnmalangnews.id)


Kampanye dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pecinta Alam (Himakpa) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang usai melaksanakan upacara 17 Agustus di Ranu Kumbolo. Sengaja, tema yang dipilih adalah eksploitasi alam karena kasus-kasus ruang hidup semakin lama semakin banyak. Hal ini disampaikan oleh Syauqi Azhar Dani, Ketua Umum Himakpa. “Kampanye kita adalah penolakan terhadap perusakan alam,” tegasnya ketika diwawancarai di ruang humas, Kamis (22/08).

Syauqi melanjutkan, fenomena wisata hendaknya tidak menggerus kelestarian alam. Mendewakan potensi wisata merupakan pola pikir yang keliru. “Banyak pemerintah dan masyarakat yang belum sadar bahwa tidak semua tempat bisa dikomersilkan. Kalau wisata bisa diperluas demi kesejahteraan masyarakat, itu adalah pola pikir keliru. Alam dan masyarakat justru merasakan lebih banyak dampak buruk di kemudian hari,” jelas mahasiswa Teknik Informatika ini.

Ia menambahkan Gunung Semeru bisa dijadikan contoh wisata alam yang baik. Di mata Syauqi, manajemen Semeru sudah bagus. Pengunjung dibatasi hanya 600 setiap harinya. “Kalau pengunjung berpotensi membludak, yang harus dibenahi adalah sistemnya bukan tempatnya. Jangan babat hutan lagi,” sambungnya.

Selain kampanye lingkungan, Himakpa juga mengadakan Bakti Sosial Koleksi Sampah. Harapannya, agar para pendaki lebih peduli pada sampah pribadi. Orang yang berhasil mengumpulkan satu trashbag penuh akan mendapatkan hadiah. Sampah yang berhasil dikumpulkan dibawa turun sendiri oleh pengoleksi yang bersangkutan. Himakpa menghitung total terdapat tujuh trashbag penuh sampah yang diperkirakan sudah terakumulasi selama beberapa minggu.

Baca juga: Peran Aktif dalam Menolong, ITN Malang Siap Kirim Mahasiswa ke daerah Bencana

Baca juga: Serunya Outbound Keluarga Besar ITN Malang di Alas Pinus Coban Talun Kota Batu

Terkait konsep aksi lingkungan, sebelum berangkat ke Gunung Semeru, Ketua Pelaksana Tanziilal Alfan Rahmadan juga menceritakannya. Dikarenakan lingkungan saling terhubung, mereka mengangkat tema yang lebih general. “Rencananya kampanye kita mencakup lingkungan secara umum. Contohnya tentang cagar alamzero waste, dan lain-lain,” terang Tanziilal sebelum keberangkatan, Rabu (14/08). (ata)

Link : www.itn.ac.id

(Visited 262 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *