itnmalangnews.id – Perguruan Tinggi yang sukses ditentukan oleh berbagai faktor. Tidak hanya dilihat dari kualitas tata kelola pendidikan saja, tetapi juga perlu diperhatikan tata kelola kelembagaannya. Semua berkontribusi dengan peran masing-masing. Pembelajaran dan tenaga kependidikan yang baik, penelitian yang andal, layanan akademik yang sempurna, jalinan kerjasama dengan berbagai pihak, lingkungan akademik yang kondusif.
Untuk mewujudkan hal tersebut Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sudah melakukan terobosan dalam penjaringan pengisian jabatan Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) dan Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK).
Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT, Rektor ITN Malang menerangkan, bahwa sistem pengisian jabatan kepala biro melalui beberapa proses. Pertama harus memenuhi kriteria/berdasarkan kepangkatan, untuk dosen harus sudah lektor kepala dengan Gol. IV/a, sedangkan untuk karyawan harus Gol. III/c atau III/d. Kedua, berdasarkan kesanggupan dari calon itu sendiri. Ketiga, uji kelayakan dan kepatutan pejabat. Fit and proper tes dan wawancara yang dilakukan oleh yayasan serta pimpinan ITN Malang. “Fit and proper tes untuk mengetahui kemampuan manajerial calon, sedangkan wawancara untuk mengetahui kesanggupan calon bersedia memimpin atau tidak,” ujar Lalu saat ditemui itnmalangnews.id di kantornya seusai penyerahan SK jabatan kepala biro, Kamis (14/6)
Proses ini baru kali pertama dilakukan oleh ITN Malang dalam perekrutan pengisian jabatan kepala biro. Dengan tujuan untuk menggali potensi keunggulan tenaga pendidik dan kependidikan yang sesuai untuk menduduki jabatan tersebut. Biro sebagai kepanjangan tangan dari pimpinan rektorium, maka harus bisa menerjemahkan apa yang disampaikan dan dikehendaki oleh pimpinan. “Mudah-mudahan kepala biro nantinya bisa terbuka terhadap perkembangan dunia pendidikan. Itu juga untuk kemajuan ITN Malang sendiri,” harap pria asal Lombok ini. (sar)
