itnmalangnews.id – Keinginan Bupati Situbondo merubah wajah kota yang spektakuler berujung pada lawatan beberapa pejabat Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab. Situbondo ke Kampus I ITN Malang, Jumat (29/7). Kerjasama ini berawal dari undangan Pemkab. Situbondo kepada dosen arsitek ITN Malang Ir. Budi Fathony, MTA., dan Ketua Lembaga Bisnis dan Diklat (LBD) Ir. Totok Soegiarto, MSME., dalam rangka mengenalkan Kota Situbondo.
Dalam lawatan ini, Budi Fathony berkesempatan mempresentasikan rancangan sementara desain visual alun-alun Kota Situbondo. Konsep desain alun-alun yang menjaga keseimbangan lingkungan dengan tetap mempertahankan kapal khas Situbondo sebagai monumen di tengah alun-alun. Taman yang menjadi daya tarik pengunjung juga memberikan ruang terbuka untuk olah raga. Menyertakan pula konsep penataan PKL, di mana PKL tidak dihilangkan tapi dikoordinir dibagian basement taman.
Lebih jauh Budi Fathony menjelaskan, suatu penataan kota harus mempunyai konsep. Maka ITN Malang yang memiliki ahli baik bidang planologi, geodesi untuk bagian pesisir, arsitek dan lain sebagainya. Tidak hanya pengembangan wilayah sipil perencanaan tapi juga pengembangan ekonomi kreatif, di mana pihak swasta juga harus turut dirangkul.
Menurut Ali Munir, SST.,SE., Kabid. Kebersihan dan Pertamanan, pada prinsipnya konsep sudah menyatu baik dalam karakter fisik maupun kultur Situbondo yg religius islami. Nantinya kerjasama tidak hanya di alun-alun dengan PKL-nya, tapi pengembangan suatu kawasan yang harus dibenahi, khususnya bagian pesisir Situbondo.
Selaras dengan Ali Munir, Viskanto Adi Prabowo, ST., Kabid. Perumahan dan Pemukiman, kerjasama ini akan melingkupi beberapa faktor. Tata kota secara keseluruhan tidak hanya pusat kota, termasuk di dalamnya ekonomi kreatif yang tentu saja berkaitan dengan sumber daya manusia. Dipilihnya ITN Malang tak lepas dari lengkapnya tenaga ahli untuk kegiatan perencanan kota mencakup planologi, sipil, arsitek, lingkungan. “Kebetulan untuk penataan kota ada bagian penataan lingkungan kumuh. ITN Malang pas sekali sebagai tenaga ahli sesuai agenda lima tahun ke depan,” jelas alumni ITN Malang angkatan 1994 ini. (sar)
