ITNMALANGNEWS.COM– Ikatan Mahasiswa Hindu ITN (IMHD ITN Malang) selenggarakan serangkaian acara peringati Hari Raya Saraswati dan Pager Wesi di aula kampus I. Menurut Ketut Tomy Suhari, ketua umum IMHD, acara bertajuk Darma Generation for Indonesia ini untuk memperat antas sesama mahasiswa Hindu se-Malang Raya. “Acara ini tidak serta-merta memperingati Saraswati, tetapi untuk menyatukan visi dan misi kami mahasiswa Hindu di Malang,” terangnya saat ditemui lokasi acara (5/12/15).
Untuk itu, pemuda yang akrab disapa Tomy ini menambahkan bahwa acara sehari-semalam oleh Mahasiswa Hindu ITN ini diikuti oleh sejumlah pekumpulan mahasiswa Hindu dari berbagai kampus di Malang. Di antaranya, KMHD dari Universitas Negeri Malang, UKMHD dari Universitas Merdeka (Unmer), UNIKAHIDA dari Universitas Brawijaya (UB), Asrama Gunung Agung (ASGA) Malang, KMHDI Universitas Ma Chung, KMHDI Universitas Muhammadiyah Malang, dan KMHDI PC Kota Malang. “Acara ini merupakan acara pertama di Malang. Jadi kita semua berkumpul untuk membangun satu tekat, agar nantinya ada upaya persatuan yang berkesinambungan,” lanjut mahasiswa jurusan Geodesi tersebut.
Adapun acara-acara yang disiapkan Mahasiswa Hindu ITN meliputi tiga hal yaitu: Saraswati Competition, malam pentas seni, dan bakti sosial. Bakti sosial sendiri diselenggarakan di PuraAgro Sapto Pakisaji Malang. Sementara tema yang diambil yaitu “Untuk Memeriahkan Hari Raya Suci Saraswati dan Pagerwesi”. Menurut mahasiswa, asal Bali tersebut dua hari raya yang diperingati setiap enam bulan sekali ini sangat penting bagi umat Hindu. Pasalnya, hari Saraswati adalah hari turunnya ilmu pengetahuan kepada dunia yang berupa buku-buku yang disucikan. “Di hari ini biasanya kami memberikan sesaji sebagai timbal balik pada Sang Hyang Widi yang sudah memberi kami pengetahuan,” paparnya.
Sementara, hari raya pagerwesi biasanya diperingati lima hari setelah hari raya saraswati. Menurut Tomi, aktivis di Mahasiswa Hindu ITN Malang, hari ini, adalah untuk memagari ilmu pengetahuan yang sudah diperoleh agar tidak hilang dan disalahgunakan. (her)

