Rektor ITN Malang Teliti Relief dan Arca Candi Jawa Timur

itnmalangnews.id – Tak banyak orang dapat memaknai relief dan arca yang terdapat pada candi. Padahal pahatan-pahatan itu memiliki makna yang dalam tentang kehidupan nenek moyang manusia di zaman dahulu. Jika itu dipelajari manusia akan mendapat banyak ajaran moral yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan. Itulah salah satu motivasi Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang saat meneliti relief dan arca candi di Jawa Timur.

Rektor ITN Malang Teliti Relief dan Arca Candi Jawa TimurMenurut pria yang akrab disapa Lalu tersebut, relief dan arca merupakan buku para nenek moyang di mana mereka mencatatkan situasi kehidupan yang sedang dialaminya. Namun bagi masyarakat saat ini, membaca relief tidak semudah membaca buku karena penuh makna. “Untuk menginterpretasi relief, kita perlu melakukan komparasi dengan berbagai teori, dan kita perlu melakukan triangulasi antara teori dan kenyataan baru kemudian menginterpretasi,” terang pria asal Lombok tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/10).

Lalu mencontohkan beberapa relief yang terdapat pada candi Jago dan candi Jawi. Misalnya terdapat relief orang berdiri dan menunjuk sementara di depannya ada segerombolan merunduk. Relief ini dapat dimaknai bahwa orang berdiri menunjuk pastilah raja atau maha patih, tidak mungkin itu dilakukan oleh rakyat biasa. Sementara segerombolan orang yag menunduk adalah rakyat, artinya perintah raja harus ditaati oleh rakyatnya. “Memang pada relief banyak sekali yang menceritkan perintah dan larangan, serta akibat jika melanggar perintah. Dengan kata lain, ke khasan relief dan arca di Jawa Timur lebih kepada menunjukkan relasi penguasa dengan rakyanya,” kata dia.

Dari hasil penelitian empat tahun lalu tersebut, pria empat anak tersebut melakukan dokumentasi dari semua interpretasinya untuk kemudian diserahkan ke kemenristek dikti. Mengingat penelitian dilakukan melalui dana hibah Ristek Dikti. Saat ini, penelitian tersebut sudah dicetak menjadi buku dengan judul Relief dan Arca Candi Singosari-Jawi dan juga dicetak dalam versi bahasa Inggris. “Versi bahasa Inggris ini untuk memudahkan para pengunjung asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia,” kata alumni Universitas Teknologi Malaysia itu. (her)

(Visited 174 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *