itnmalangnews.id – Semangat pengabdian masyarakat Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang patut diacungi jempol. Pasalnya, kampus biru itu tidak hanya menggalakkan penelitian tetapi juga bagaimana hasil penelitain itu disampaikan pada pada masyarakat. Sehingga mereka dapat melakukannya di rumah atau di komunitasnya masing-masing. Hal ini sebagaimana kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Ubud pada Kamis (10/3/16) lalu.
Kegiatan bertajuk Pembinaan Kemampuan dan Keterampilan Kerja Masyarakat di Lingkungan IHT Pelatihan Pembuatan Industri Rumah Tangga Berbahan Zat Kimia tersebut diikuti oleh sebanyak 60 orang dari berbagai industri kecil Kota Malang. “Dalam kegiatan ini memang kami digandeng oleh Disperindag Kota Malang. Jadi mereka yang menyiapkan orang-orangnya. Kami yang menjadi fasilitatornya,” terang M. Istnaini Hudha ST MT salah satu panitia saat ditemu di kampus I ITN Malang.
Pria yang akrab disapa Istnaini ini juga menambahkan bahwa sejauh ini ITN sering menjadi fasilitator di beberapa daerah di Jawa Timur di antaranya Pacitan, Bojonegoro, Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kota Malang. “Kami juga memberi pelatihan untuk komunitas seperti komunitas gereja dan ibu-ibu PKK,” imbuh pria asli Lamongan tersebut.
Sementara Dra. Siswi Astuti M.Pd menambahkan beberapa materi yang disampaikan pada saat kegiatan. Ada lima bentuk pelatihan yang diberikan di antaranya: pembuatan sabun cair serbaguna berbahan herbal. Sabun cuci piring, sampo mobil, softener pewangi pakaian, dan karbol atau pembersih lantai. “Sabun cair serbaguna itu berbahan lidah buaya dan dapat digunakan mandi, bath up, dan mencuci sayur karena memang tidak berbehan kimia,” terang dosen kimia tersebut.
Sementara untuk ke-empat keterampilan lainnya menggunakan bahan kimia. Pada bagian inilah Siswa sapaan akrab, Siswi Astuti, memberikan resep bagaimana menggunakan zat kimia agar tidak berbahaya. “Misalnya NaOH itu tidak boleh diberi air ditempatnya, karena zat ini memiliki daya explosif yang cukup tingga sehingga dapat meledak,” kata dia. (her)


