Nanik Astuti : Awalnya Pesimis akhirnya Dibanjiri Pendaftar

itnmalangnews.id – Awalnya pesimis, itulah yang dihadapai Dr. Nanik Astuti Rahman ST. MT, Ketua Pelaksana Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri (SENIATI) 2017 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Bagaimana tidak, dua bulan mendekati acara SENIATI yang akan digelar Hari Sabtu, 4 Februari 2017 mendatang pendaftar hanya ada 40 pemakalah.

Nanik Astuti Awalnya Pesimis akhirnya Dibanjiri PendaftarMenurut lulusan S-3 ITS Surabaya ini, kendala yang sebelumnya dihadapi adalah faktor makalah SENIATI tahun sebelumnya belum terpublish secara online. Akibatnya SENIATI 2017 mengalami kesulitan karena peserta banyak yang belum mendaftar. Namun inilah yang menjadi tantangan panitia untuk memperbaiki sekaligus bagaimana cara mendatangkan peserta untuk SENIATI 2017. “Awalnya saya memang pesimis akan kesuksesan SENIATI 2017 hanya dengan 40 peserta. Tapi setelah Bulan Desember sekitar 180 makalah SENIATI 2016 terpublish hanya dalam waktu satu minggu. Begitu permasalahan sudah teratasi langsung ada kenaikan yang luar biasa hingga panitia kewalahan, sampai-sampai kita membatasi pendaftar ,” ungkap dosen kimia ini saat ditemui itnmalangnews.id, di Kampus II ITN Malang, Kamis (2/01).

Makalah SENIATI terpublish ini akhirnya menjadi unggulan bagi ITN Malang yang berefek pada naiknya pendaftar SENIATI 2017 dari sebelumnya hanya 40 menjadi 220 pendaftar. Naiknya pendaftar terlihat signifikan tidak hanya pendaftar dari Jawa Timur saja, namun sampai luar Jawa seperti Kalimantan, bahkan NTT. “Dua hari lagi acara digelar, namun sampai hari ini (Kamis, Red) masih ada peminat yang ingin mendaftar maupun bertanya baik itu dari luar maupun intern ITN. Kalau tahun kemarin dari intern ITN 40 persen, untuk tahun ini hanya 10 persen. Dulu memang diwajibkan kalau sekarang tidak,” lanjutnya. (sar)

(Visited 194 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *