ITNMALANGNEWS. Pola pembangunan Indonesia sudah selayaknya diganti yang seblumnya dari pusat ke pinggiran, kini harus dimulai dari pinggir. Karena sejatinya yang membutuhkan pembangunan adalah masyarakat pinggiran. Demikian ulasan Dr.Priyadi Kardono,MSc saat menjadi keynote speaker di acara Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia (FIT ISI) yang diselanggarakan kerjasama dengan ITN Malang di ballroom Klub Bunga Butik Resort, Kota Batu Kemarin (19/11/15).
Pola ini, menurutnya sangat tepat, mengingat Indonesia memiliki ribuan desa, dan kebijakan pemerintah belakangan ini melalui UU pemerintah desa sangat tepat untuk memulai pembangunan dari desa. “Indonesia memiliki sebanyak 83.184 desa, ini merupakan potensi besar untuk dibangun,” tukas Priyadi.
Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk membangun dari pinggiran yaitu: pengembangan kawasan perbatasan, pengembangan daerah tertinggal, pengembangan desa, penataan otonomi baru. “Pengembangan desa dapat dimulai dari sekitar 5.000 desa prioritas,” katanya menunjukkan statistik pedesaan Indonesia. (her)

