itnmalangnews.id – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memberikan apresiasi bagi setiap usaha yang dilakukan oleh mahasiswanya untuk mendapat nilai bagus. Apresiasi itu diwujudkan dalam penentuan nilai hasil belajar yang tidak hanya bergantung pada skor saat ikut ujian. Tetapi malah sebagian besar ditentukan oleh proses yang dilakukan. “Meskipun pinter saat ujian, tetapi tidak disiplin dan jarang masuk nilai tidak akan bagus. Di sini (ITN Malang), nilai hasil 70 persen ditentukan oleh proses dan 30 persen dari ujian,” terang Dr. Ir. Kustamar, MT, Wakil Rektor I, dalam penjelasannya di acara Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB), Selasa (12/9).
Sistematika penilaian ini, tambah pria asal Blitar tersebut, sesuai dengan spirit kampus biru yang tidak hanya mengedepankan kemampuan hard skill tetapi juga soft skill bagi para lulusan. Hal ini sudah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, di mana saat bekerja tidak hanya dibutuhkan kemampuan teknik, tetapi juga bagaimana semangat bekerjanya, sikap disiplin, serta loyalitasnya terhadap perusahaan. “Pinter saja tidak cukup, tetapi juga harus memiliki integritas,” kata dia.
Selain itu, dalam acara bertema Kesatuan Dalam Keberagaman, Kustamar juga menjelaskan bahwa ITN Malang menerapkan sistem belajar tuntas. Di mana dalam setiap mata kuliah ada beberapa kajian, nantinya setiap selesai satu kajian akan dilakukan evaluasi. Apabila pada kajian pertama mahasiswa mengalami kesulitan, maka akan diberikan tugas tambahan untuk mengupgrade nilainya. “Nilai setiap evaluasi nanti akan diupload, kita bisa lihat, jika nilainya memang ada yang tidak sesuai dengan yang dikerjakan, mahasiswa dapat bertanya pada dosen,” kata dia. (her)
