itnmalangnews.id – Keseriusan ITN Malang untuk membentuk manusia beragama semakin terbukti. ITN Malang tidak hanya mendidik mahasiswa yang ahli dalam teknologi tetapi juga berkarakter memiliki iman dan ketakwaan. Datangnya mahasiswa dari berbagai daerah tak terkecuali mahasiswa Indonesia Timur dan mahasiswa internasional membuat keragaman agama di ITN Malang.
Setelah Masjid Al-Kautsar, di Kampus II ITN Malang akan segera berdiri Kape lSanto Thomas Aquinas. Peletakan batu pertama pembangunan kapel yang didirikan oleh para alumni ini dilakukan oleh Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., Sabtu (25/2).
Rektor menyampaikan dalam sambutannya, agar mahasiswa ITN berkarakter yang perlu dilakukan antara lain mendekatkan mahasiswa dengan kitabnya, mendekatkan mahasiswa dengan tempat ibadahnya dan mendekatkan mahasiswa dengan pemuka agamanya. “Jika ketiga hal tersebut sudah dilakukan, maka karakternya akan terbentuk dan tercipta baik dari segi agama dan teknologi. Dengan demikian ITN Malang adalah tempat yang nyaman dan enak untuk belajar,” kata pria asli Lombok ini.
Sebelum peletakan batu pertama dilakukan peribadatan yang dipimpin oleh Uskup Malang, Mgr.Prof.Dr.Henricus Pidyarto Gunawan, o.Carm. Dalam sambutannya Uskup menyampaikan, ITN Malang dibangun oleh founding fathers yang berjiwa nasionalis dan pancasilais. ITN tidak hanya membentuk orang-orang yang ahli dalam ilmunya tapi juga pembentukan karakter. Suatu pendidikan yang menyeluruh diwujudkan dengan adanya rumah-rumah ibadah yang didirikan oleh alumni dan dukungan oleh yayasan dan ITN. (sar)
