PSHT ITN Malang bersama Forum Komisariat (Forkom) UKM PSHT se-Malang Raya berbagi takjil di Jalan veteran Kota Malang. (Foto: PSHT ITN Malang)
itnmalangnews.id – Suasana di Jalan Veteran, Kota Malang, tepatnya dekat SMAN 8 Malang, mendadak ramai oleh mahasiswa berseragam hitam khas pendekar. Bukannya bersiap untuk latihan fisik, delegasi dari UKM PSHT Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) bersama PSHT se-Malang Raya justru sibuk menyapa para pengguna jalan yang melintas, pada Sabtu (07/03/2026).
Sekitar 50 pendekar dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komisariat (Forkom), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) se-Malang Raya ini tampak kompak membagikan paket berbuka. Bagi perwakilan ITN Malang, aksi ini lebih dari sekadar rutinitas Ramadan, melainkan cara nyata untuk menghidupkan filosofi Memayu Hayuning Bawana.
Ketua Umum UKM PSHT ITN Malang, Muhammad Yazid Khumaidi menyebutkan, motivasi utama mereka adalah menumbuhkan empati sosial di tengah kesibukan akademik. Melalui kegiatan ini, mereka ingin menunjukkan sisi humanis pesilat kepada masyarakat luas.
PSHT ITN Malang bersama Forum Komisariat (Forkom) UKM PSHT se-Malang Raya berbagi takjil di Jalan veteran Kota Malang. (Foto: PSHT ITN Malang)
“Kami ingin menyampaikan bahwa organisasi PSHT terus berbenah menjadi lebih baik dan bermanfaat. Kami ingin menunjukkan bahwa warga PSHT punya kepedulian sosial tanpa memandang latar belakang apapun,” ujar mahasiswa Bisnis Digital ini saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp, Senin (09/03/2026).
Menurut Yazid, aksi ini berhasil menyalurkan sekitar 190 paket takjil berisi air mineral lengkap dengan beberapa macam jajanan pasar. Menariknya, seluruh pendanaan merupakan hasil gotong royong, mulai dari iuran anggota hingga open donasi.
Menurutnya, proses persiapannya pun dilakukan secara mandiri. Meski bekerja sama dengan pihak catering untuk menu utamanya, para anggota tetap turun tangan langsung dalam pengemasan dan distribusi di lapangan.
Baca juga: Berbagi Keceriaan, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITN Malang Sambangi Panti Asuhan Amanah Bunda
“Lokasi Jalan Veteran kami pilih karena arus lalu lintasnya yang padat. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh banyak pengendara,” ujarnya. Yazid pun berharap kekompakan antar UKM PSHT di Malang Raya ini tidak berhenti di bulan Ramadan saja, tapi terus berlanjut ke agenda-agenda sosial lainnya.
Solidaritas ini juga dirasakan oleh Shandra, Ketua Umum UKM PSHT Universitas Brawijaya. Ia melihat betapa antusiasnya masyarakat saat menerima bantuan kecil untuk berbuka tersebut. Bagi keluarga besar PSHT Malang Raya, momen ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar unit kegiatan mahasiswa.
Ia juga menitipkan pesan penuh makna bagi sesama mahasiswa. “Sesibuk apa pun kita dengan urusan kampus, jangan sampai kehilangan rasa empati. Meluangkan sedikit waktu untuk membantu orang lain lewat hal kecil adalah pengingat bahwa kita bisa memberi dampak positif bagi lingkungan,” pesan Shandra. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)
