Prodi Bisnis Digital ITN Malang mengikuti Workshop Kurikulum Internasional dengan narasumber Feranita, M.Res., M.B.A., Ph.D., dari University of Nottingham Ningbo China. (Foto: Istimewa)
itnmalangnews.id – Program Studi (Prodi) Bisnis Digital S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) mengikuti kegiatan Workshop Kurikulum Internasional yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Selasa (22/07/2025) lalu. Workshop ini menghadirkan narasumber ternama, Feranita, M.Res., M.B.A., Ph.D., dari University of Nottingham Ningbo China. Diikuti perwakilan enam perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang memiliki Program Studi Bisnis Digital.
Ketua Prodi Bisnis Digital S-1 ITN Malang, Dr. Agung Panji Sasmito, S.Pd., M.Pd., menyatakan, keikutsertaan ITN Malang dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kurikulum Bisnis Digital agar sesuai dengan standar internasional, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.
Menurut Agung, dalam sesi privat berdurasi 30 menit perwakilan ITN Malang mempresentasikan kerangka kurikulum dan contoh Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah dikirimkan sebelumnya. Feranita kemudian memberikan tinjauan dan masukan, mengevaluasi kurikulum sudah memenuhi atau belum dengan standar internasional dan tuntutan pasar kerja global.
“Ada perbaikan dan saran yang sangat membantu. Apalagi ini kesempatan untuk berdiskusi dengan pakar internasional. Sebelumnya kami rutin mengikuti workshop, namun sebatas nasional, jadi kami sangat antusias dengan kesempatan internasional ini,” jelas Agung saat ditemui di Kampus 2 ITN Malang, Selasa (29/07/2025).
Agung membeberkan beberapa masukan yang diberikan mencakup perbaikan pada rumpun mata kuliah, terutama di struktur kurikulum. Feranita menyarankan penyesuaian pada beberapa mata kuliah di rumpun sistem manajemen bisnis dan startup bisnis. Hal ini dinilai sangat membantu karena kurikulum akan lebih selaras dengan profil lulusan dan telah disesuaikan dengan standar Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital (APBISDI).
“Dari empat opsi yang kami ajukan, Ibu Feranita menyatakan persetujuannya dan secara khusus mencermati pada pohon kurikulum yang kami disajikan,” katanya.
Salah satu poin menarik yang disajikan Bisnis Digital ITN Malang adalah RPS mata kuliah ciri khas prodi, yaitu Simulasi Bisnis Digital. Menurut Agung, Feranita menunjukkan ketertarikan pada mata kuliah tersebut, dan memberikan saran terkait Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) serta keterkaitannya dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) hingga profil lulusan.
Dijelaskan Agung, mata kuliah Simulasi Bisnis Digital yang akan diajarkan di semester 7, dirancang untuk memberikan mahasiswa pengetahuan dan pengalaman praktis mengenai cara memulai dan membangun usaha baru. Mahasiswa diharapkan memiliki bekal untuk mengelola ide kreatif dan inovatif, menggunakan kemampuan teknologi dalam menjalankan usaha, serta menjadi landasan dalam simulasi bisnis digital.
Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan membuat laporan proyek yang mencakup deskripsi produk, tujuan dan strategi penjualan, monitoring kinerja mingguan, analisis kinerja produk, evaluasi strategi pemasaran, kepuasan pelanggan, umpan balik, pengelolaan stok dan logistik, hingga kesimpulan dan rekomendasi evaluasi.
“Harapan kami, dengan adanya masukan ini, kurikulum Bisnis Digital ITN Malang akan semakin baik, sesuai dengan profil lulusan yang kami inginkan, dan tentunya berstandar internasional,” pungkasnya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

