ITNMALANGNEWS.COM– Jegeg-Bagus dan Magebokan menjadi beberapa lomba yang menarik perhatian mahasiswa Hindu dalam acara peringatan Hari Raya Saraswati dan Pager Wesi di aula kampus I Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang (5/12/15).
Dua lomba ini menarik karena memiliki unsur budaya yang sangat kuat dari tradisi agama Hindu. Jegeg-Bagus merupakan lomba yang menghadirkan dua sosok putra-putri sebagaimana layaknya lomba kakang-mbak yu. Setiap pasangan nantinya akan berjalan di catwalk dan akan diberikan beberapa pertanyaan oleh dewan juri. “Jadi mereka juga diuji kemampuan intelektualnya,” ujar Gede Aries Yogi, ketua panitia penyelenggara peringatan Hari Raya Saraswati saat ditemui dilokasi acara. Uniknya, para peserta nanti akan mengenakan pakaian adat Hindu dalam lomba ini. Sehingga mereka akan tampak seperti orang ke Pura.
Sementara lomba Magebokan adalah lomba menghias dan menyusun buah-buahan seperti yang sering dibawa oleh umat Hindu saat ke Pura dan sering kita saksikan di televisi saat peringatan hari besar hindu seperti Hari Raya Saraswati sekarang ini. Aneka rupa buah, mulai dari apel, stroberi, alpukat, jambu, dsb., ditata membentuk gunung dan dibalut janur. Masing-masing peserta akan menampilkan tataan yang indah dan rapi. “Karena lomba ini adalah tim, maka kekompakan akan menjadi salah satu peilaiannya juga,” lanjut mahasiswa semester tiga jurusan teknik mesin tersebut.
Masih, menurut Yogi, selain dua lomba itu, dalam acara Hari Raya Saraswati yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Hindu (IMHD) ITN ini masih ada beberapa lomba lainnya, yaitu Dharma Wacana. Yang menampilkan orang seperti penceramah tetapi materi yang disampaikan tentang ke-Hinduan. Kemudian lomba Baca Sloka yaitu membaca kitab suci Weda dengan nada-nada tertentu seperti orang qari’ah dalam Islam. “Weda itu kan bahasanya sanskerta, jadi bisa dilagukan dangan nada yang berbeda, tetapi nanti juga ada yang mengartikan,” lanjut Yogi. (her)

