Himpunan Mahasiswa Elektro ITN Malang usai membagikan takjil di kawasan Tirtasani Malang. (Foto: HME)
itnmalangnews.id – Cuaca hujan yang mengguyur di kawasan Tirtasani, Karangploso, Malang, Senin (09/03/2026), tidak menyurutkan semangat belasan mahasiswa Teknik Elektro S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang). Meski cuaca sedang tidak bersahabat, hanya dalam waktu 15 menit, 100 paket takjil ludes diserbu pengguna jalan dan warga sekitar yang melintas.
Baca juga: Berbagi Keceriaan, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITN Malang Sambangi Panti Asuhan Amanah Bunda
Titik Tirtasani dipilih bukan tanpa alasan. Lokasinya yang sangat strategis membuat mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) yakin pesan “Keberkahan di Bulan Ramadhan” yang mereka usung bisa tersampaikan langsung kepada masyarakat. Benar saja, antusiasme warga tetap membludak meski mereka harus berbagi takjil di bawah rintik hujan.
Ada yang berbeda dari bagi-bagi takjil HME tahun ini. Berkat donasi yang mengalir lebih deras dari para alumni, dosen, dan sesama mahasiswa Teknik Elektro, menu yang dibagikan pun terasa lebih “mantap”.
Vania, koordinator acara yang kini duduk di semester 6 menceritakan bahwa persiapan kilat selama satu minggu membuahkan hasil manis. Paket takjil yang dibagikan berisi nasi ayam geprek, risol mayo, dan es buah segar.
Himpunan Mahasiswa Elektro ITN Malang membagikan takjil kepada pengguna jalan di kawasan Tirtasani Malang. (Foto: HME)
“Tahun ini dana donasi alhamdulillah lebih banyak, jadi kami bisa kasih takjil yang lebih beragam dan jumlahnya lebih banyak dari sebelumnya. Untuk es buahnya kami bikin sendiri bareng teman-teman biar lebih segar, kalau ayam geprek dan risolnya kami pesan (beli),” ujar Vania saat dihubungi lewat sambungan Whatsapp, Rabu (11/03/2026).
Menurut Vania, bagi keluarga besar HME agenda ini sudah menjadi identitas dan tradisi tahunan. Sebanyak 15 mahasiswa yang turun ke lapangan tampak sangat bersemangat membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ketua HME ITN Malang, Aldion Julian Saputra, berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai simbolis semata. Ia ingin rasa kebersamaan dan empati terus tumbuh di jiwa mahasiswa Teknik Elektro.
Baca juga: PSHT ITN Malang Bersama Puluhan Pendekar PSHT Malang Raya Turun ke Jalan Berbagi Takjil
“Semoga ini jadi amal kebaikan dan kedepannya bisa dilaksanakan dengan partisipasi yang lebih luas lagi. Terima kasih untuk semua pihak, mulai dari alumni sampai dosen yang sudah mendukung penuh sehingga acara berjalan lancar,” tutur Aldion.
Meskipun tantangan terbesarnya adalah cuaca yang hujan, senyum para penerima takjil menjadi bayaran yang sepadan bagi para mahasiswa. HME pun menegaskan bahwa kegiatan ini akan tetap menjadi agenda rutin setiap Ramadan.
“Kami membuka pintu lebar-lebar jika ada pihak-pihak ingin berkolaborasi di tahun-tahun mendatang,” kata Aldion. Harapan mereka sederhana namun mulia, yakni di Ramadan berikutnya, jumlah dan macam takjil yang dibagikan bisa jauh lebih banyak agar semakin banyak pula masyarakat yang merasakan manfaatnya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

