Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., (kanan) bersama Kepala Pustik ITN Malang, Ahmad Faisol, ST., MT., pada Trial “New Siakad” ITN Malang. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) bersiap melakukan lompatan besar dalam layanan administrasi digital. Bertempat di Amphi Mesin Lt.2 Kampus 2 ITN Malang sebanyak 95 peserta terdiri dari perwakilan program studi, admin prodi, hingga mahasiswa mengikuti pelatihan dan uji coba (trial) sistem informasi akademik terbaru yang disebut sebagai “New Siakad”, Selasa (20/01/2026).
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan, pembaruan sistem ini merupakan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan zaman. Menurutnya, sistem yang lama sudah saatnya diganti dengan teknologi yang lebih mumpuni.
“Setahun terakhir ini tim Pustik bekerja keras melakukan upgrade. Meskipun sempat tertunda dari jadwal semula di Oktober 2025, akhirnya hari ini kita bisa memulai fase trial. Kami ingin menghadirkan sistem yang benar-benar terintegrasi melalui Single Sign-On (SSO) untuk memecahkan berbagai kendala teknis yang sering ditemui pada sistem lama,” ujar rektor.
Menariknya, rektor mengungkapkan seluruh pengembangan teknologi ini dilakukan secara mandiri oleh tim Pusat Sistem Informasi dan Teknologi (Pustik) ITN Malang dengan melibatkan mahasiswa. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa sumber daya internal ITN Malang mampu menciptakan inovasi terbaru.
Satu Pintu untuk Semua Layanan: “My ITN”
Kepala Pustik ITN Malang, Ahmad Faisol, ST., MT., menjelaskan, arsitektur sistem baru ini jauh lebih modern dan responsif. Pengguna akan merasakan pengalaman yang lebih lancar saat mengaksesnya melalui laptop maupun smartphone.
“Tampilannya lebih manis dan kekinian. Kami memperkenalkan konsep “My ITN” sebagai pintu masuk utama (Single Sign-On). Kedepannya, baik itu Siakad, sistem penjaminan mutu, layanan LPPM, dan lainnya cukup menggunakan satu akun login di My ITN,” jelas Faisol.
Baca juga: Incar Peningkatan Kualitas SDM, Politeknik Pariwisata Makassar Pelajari Kunci Sukses SPM ITN Malang
Secara spesifik, sistem ini dibagi menjadi tiga kategori akses:
- SIAM (Sistem Informasi Akademik Mahasiswa): Digunakan mahasiswa untuk pembayaran UKT, KRS, presensi, dan lain-lain. Uniknya, presensi kini tidak lagi sekadar centang, melainkan menggunakan fitur kamera untuk memindai kode di layar dosen.
- SIAKAD: ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manajerial institusi, meliputi pengaturan jadwal perkuliahan, konfigurasi berbagai modul aplikasi, serta pengolahan data akademik di tingkat program studi, fakultas, hingga pimpinan.
- SIDOSEN: ditujukan untuk mendukung aktivitas dosen, seperti pengelolaan perkuliahan, input penilaian, kehadiran, bimbingan, serta administrasi akademik lainnya.
Target Beroperasi Penuh September 2026
Kegiatan trial ini sengaja melibatkan banyak pihak agar tim pengembang mendapatkan masukan langsung dari pengguna. Para peserta dibekali google sheet untuk melaporkan jika ditemukan bug atau kekurangan pada sistem.
“Masukan hari ini sangat banyak dan berharga. Kami akan segera melakukan kroscek dan tindak lanjut. Setelah trial Januari ini, akan ada penyempurnaan lagi di bulan Mei, sehingga pada Agustus 2025 sistem sudah benar-benar matang,” tambah Faisol.
Sistem “New Siakad” ini ditargetkan mulai digunakan secara penuh pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027, tepatnya pada September 2026. Dengan adanya inovasi ini ITN Malang berharap pelayanan akademik menjadi lebih transparan, efisien, dan membantu mahasiswa dalam memonitor perkembangan studi mereka secara lebih akurat. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

