itnmalangnews.id – Setelah menjalin kerjasama dengan DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) Kemenristek Dikti beberapa waktu lalu, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dipercaya menyelanggarakan pelatihan penelitian berpotensi paten. Kampus biru menjadi host 98 peserta perwakilan dari kampus-kampus yang penelitiannya berpotensi paten di wilayah Jawa Timur.
Menurut Endang Taryono, Kasubdit Valuasi dan Fasilitasi KI, pemilihan ITN sebagai tuan rumah ini tidak ada kepentingan apa-apa dari Dikti sendiri. Tetapi memang menurutnya, ITN Malang tepat untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut pasalnya paten itu bekaitan dengan teknik. “Paten itu 99 persen adalah teknik, dan ITN Malang memiliki banyak jurusan teknik. Selain itu, karena bersedia menjadi tuan rumah,” kata Endang dalam sambutannya di Golden Tulip Holland Resort Batu, Senin (13/11).
Sementara itu, Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari kerjasama sebelumnya. Selain itu, menurutnya, ITN Malang memiliki paten yang cukup banyak. Setidaknya ada delapan paten yang sudah diakui dan delapan paten lainnya sedang diajukan, kemudian juga memiliki hak cipta sebanyak 165. Inilah alasan rasional mengapa ITN Malang dipercaya. “Memang kami punya visi teknologi, hasil riset temen-temen dosen banyak sekali yang berpotensi paten,” tutur pria asal Lombok itu.
Lalu juga berharap acara bertema Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Berpotensi Paten dapat memberikan dampak yang baik bagi perkembangan riset ITN Malang yang saat ini sudah ada dikluster utama. Harapannya di tahun yang akan datang sudah naik pada kluster utama. “Kita ingin lewat kegiatan ini antara ITN Malang dan Kemenristek Dikti ada kerjasama yang baik. Agar nantinya dapat meningkatkan Kekayaan Intelektual (KI) kita,” kata dia.
Turut hadir dalam acara tersebut, ketua P2PUTN, Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT, Wakil Rektor I, Dr. Ir. Kustamar, MT, Wakil Rektor II, Dr. Ir. Julianus Hutabarat, MSIE, Wakil Rektor III, Dr. Eng. Ir. I Made Wartana, MT, Ketua Sentra KI, Dr. Dimas Indra Laksmana, ST, MT, dan kepala humas, Masrurotul Ajiza, S.Pd, M.Pd. (her)
