ITNMALANGNEWS.COM – Ada sensasi tersendiri bagi Irvan Yulian Mahardika saat mengendarai mobil listrik hemat energi model aero dinamis karya mahasiswa Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Menurut pria yang akrab disapa Irvan tersebut menjadi driver mobil hemat energi yang panjangnya hanya dua meter tersebut terasa lincah dan ringan. “Juga tidak bising berada di dalam, pokoknya nyaman,” terang mahasiswa asal Kalimantan itu saat ditemui usai sesi uji coba di halaman ITN kampus I (19/10).
Irvan memang salah satu mahasiswa yang dipercaya oleh tim ITN Malang mengendarai mobil listrik hemat energi yang memiliki tiga ban tersebut. Dimana secara resmi, dia akan memacu mobil warna merah itu dalam ajang lomba mobil listrik nasional pada 21 Oktober mendatang di halaman parkir Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Pada kontes mobil hemat bensin sebelumnya, mahasiswa semester 5 tersebut juga dipercaya tim ITN sebagai driver. “Tapi mobil kali ini berbeda, kalau sebelumnya rasanya seperti mobil biasa, kalau yang ini (mobil aero dinamis) terasa sangat ringan,” tukasnya.
Selain itu, posisi driver mobil listrik hemat energi saat menjalan mobil tidak duduk seperti mobil pada umumnya. Melainkan agak terlentang dengan kemiringan kira-kira 45 derajat dengan posisi kaki selunjur ke depan. Kedua tangan memegang setir yang berada tidak jauh dari di depan badannya, tepatnya kira-kira 60 sentimeter dari depan dada. Model posisi ini memang menyesuaikan bentuk mobil yang mirip dengan buah apukat dimiringkan.
Irvan juga menuturkan meski dirinya seperti berada dalam ruang tertutup tetapi tidak merasakan panas, karena di sekitar kaca mobil ada lubang ventilasi yang memang dibuat agar pengemudi tidak panas. Sensasi lain, imbuh dia, mobil listrik hemat energi tersebut terasa sangat lincah melaju dengan kecepatan 50 kilometer perjam. “Wah ini kalau digunakan di jalan raya bisa meliuk-liuk,” ujarnya. (her)

