itnmalangnews.id – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memastikan diri sebagai kampus yang mencintai keragaman dan perbedaan. Label nasional tidak hanya sebatas teori melainkan dibuktikan dengan kegiatan nyata. Sejauh ini ini, kampus biru menggelar setiap hari besar agama-agama yang diakui di Indonesia. Di antara hari besar natal, hari besar idul fitri melalui halal bihalal, dan kemudian untuk pertama kalinya menggelar Dharma Shanti bagi umat Hindu. “Dengan diselenggarakannya Dharma Shanti ini berarti label nasional kita bukan hanya teori tetapi nyata,” terang Dr. Eng. Ir. I Made Wartana, MT., Wakil Rektor III, dalam sambutannya, Rabu (9/5).
Lebih jauh, pria asal Denpasar itu menyatakan bahwa melalui Dharma Shanti ini juga untuk menguatkan diri setiap umat Hindu sebagai keluarga besar ITN Malang. Maka Dharma Shanti membawa damai bagi umat, dengan begitu diharapkan ITN Malang dapat senantiasa mejalankan tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Serta dapat menjalankan semua tugas-tugasnya. “Dengan mencapai damai dan kebenaran, semoga kita dapat menjalankan tugas dengan baik,” terang pria yang juga pembina Ikatan Mahasiswa Hindu Dharma (IMHD) itu.
Baca juga: Tahun Istimewa, ITN Malang Rayakan Dharma Santi dan Bangun Pura
Baca juga: Gelar DGFI, Ikatan Mahasiswa Hindu Dharma ajak Mahasiswa Bebas dari Kebodohan
Sementara itu, Ir. Ida Bagus Suardika, MM., ketua panitia, mengatakan bahwa Dharma Shanti kali ini dalam rangka perayaan hari raya nyepi tahun baru saka 1940. Tema yang dipilih dalam acara tersebut yaitu ‘Melalui Catur Brata Penyepian Kita Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Keragaman dan Kekeluargaan’. “Tema ini juga sesuai dengan kondisi ITN Malang yang berlabel nasional, semoga keragaman kita betul-betul merekatkan,” kata dia. (her)

