itnmalangnews.id – Sekretaris daerah Kota Malang, Drs. Wasto, SH. MH memperingatkan kepada mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang agar berhati-hati saat berkunjung ke taman-taman di Kota Malang. Jangan sampai melakukan perbuatan yang tidak senonoh, karena di setiap taman sudah ada polisi khusus yang mengawasi. “Sudah banyak yang tertangkap ciuman, cuma sejauh ini yang ketangkap bukan mahasiswa ITN Malang,” terangnya saat menjadi pembicara dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (13/9).
Menuru Wasto saat ini memang Kota Malang memiliki banyak taman yang bisa dikunjungi untuk sekedar jalan-jalan atau menikmati keindahan kota. Beberapa di antaranya: Taman Merjosasi, Taman Malabar, Taman Singha, dst. Setiap orang boleh berkunjung ke taman mana saja yang di sukai. “Mahasiswa ITN Malang boleh datang, tapi silahkan pilih tempat yang paling aman bukan yang paling sepi,” tuturnya disamput tawa riuh peserta PKKMB.
Dalam kesempatan tersebut, Wasto menyampaikan materi tentang kepemimpinan. Menurutnya ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, di antaranya: selalu positif thinking, terbuka untuk perubahan, saat jadi pemimpin dekat dengan rakyat, berani memilih, dan membawa semua maju. “Pemimpin harus yakin bahwa semua orang memiliki kelebihan dan kekurangan, makanya jangan sampai menilai rendah orang tertentu,” kata dia.
Pria yang kini tinggal Malang tersebut, juga memberikan beberapa contoh sikap kepemimpinan yang dilakukan oleh mahasiswa di Malang. Misalnya, dr. Gamal yang membangun asuransi sampah kesehatan, kemudian kampung warna-warni yang juga diinisiasi oleh mahasiswa di Malang. “Kreativitas dan sikap kemepimpinan mereka perlu kita tiru. Untuk itu saya menunggu kreativitas mahasiswa ITN Malang nantinya,” tuturnya. (her)
