itnmalangnews.id – Manajemen konstruksi merupakan suatu pengetahuan yang harus dimiliki oleh orang-orang yang bersentuhan dengan dunia konstruksi bangunan termasuk mahasiswa pasca sarjana. Karena bidang ini mengajari bagaimana kegiatan proyek konstruksi dapat dikerjakan dengan waktu, bahan, dan sumberdaya yang terbatas. Demikian ulasan Dr. Ir. Johny Johan, M.Eng.,MM, pembicara dalam acara kuliah tamu teknik sipil pasca sarjana Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Kamis (13/12).
Menurut dosen Universitas Tarumanegara tersebut, manajemen kosntruksi memiliki definisi yang cukup luas soal apa itu proyek. Sehingga proyek saat ini tidak hanya berhubungan dengan konstruksi, tetapi bisa lebih luas dari itu, misalnya produksi fisik-fisik bangunan atau industri jasa. “Sekarang sudah ada yang mengerjakan bagian-bagian bangunan, sehingga pengerjaan kosntruksinya tinggal pasang saja,” kata pria asal Jakarta itu.
Saat ini, lanjut Johny, industri konstruksi makin berkembang menyesuaikan kebutuhan. Karena itu industri konstruksi sangat custom oriented, artinya harus mampu menjawab model-model kosntruksi yang diinginkan user. Untuk itu para doktor-doktor konstruksi dituntut untuk kreatif dalam konstruksi. “Kalau di Jepang para doktor ahli konstruksi sangat kreatif, karena mereka memang dituntut begitu,” tuturnya. (her)
