ITN Malang menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) hasil audit mutu internal, serta Rapat Pleno Rencana Strategis (Renstra) untuk periode 2025-2030. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
itnmalangnews.id – Langkah Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) untuk menjadi kampus yang lebih kredibel dan berdampak nyata bukan sekedar wacana. Bertempat di Aula Kampus 1 pada Rabu (22/04/2026), jajaran pimpinan kampus berkumpul untuk menuntaskan dua agenda penting: Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) hasil audit mutu internal, serta Rapat Pleno Rencana Strategis (Renstra) untuk periode 2025-2030.
Baca juga: Penguatan SPMI: ITN Malang dan UHW Perbanas Selenggarakan Pelatihan Calon Auditor AMI
Momen penting ini juga dimeriahkan dengan pemberian apresiasi bagi unit kerja terbaik. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) sukses meraih posisi puncak kategori Unit Pengelola Program Studi (UPPS), sementara Teknik Kimia S1, LPPM, dan Pusat Karir masing-masing menyabet predikat terbaik pertama di kategori Prodi, Lembaga, dan UPT dalam implementasi SPMI tahun ini.
Kampus teknologi dan bisnis ini secara resmi menyusun peta jalan untuk menjadi perguruan tinggi teknologi yang tidak hanya unggul di level nasional, tapi juga diakui secara internasional melalui penerapan teknologi hijau yang berkelanjutan.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D, menegaskan bahwa momen ini adalah kunci utama untuk membangun institusi yang lebih baik lagi. Ia menginginkan hasil audit internal (AMI) disikapi dengan bijak sebagai bahan evaluasi total bagi setiap unit kerja.
Penyerahan penghargaan Implementasi SPMI Terbaik AMI 2024-2025 kategori program studi. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)
Menariknya, Rektor juga membawa pesan penting dari Wakil Menteri Dikti Saintek, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, soal urgensi revitalisasi perguruan tinggi. Di era sekarang, kampus dituntut harus punya nilai lebih untuk bisa bersaing. ITN Malang harus paham kebutuhan masyarakat, berani menciptakan keunggulan baru, membangun jejaring yang kuat, serta memiliki kepemimpinan yang visioner. Renstra 2025-2030 inilah yang menjadi kompas untuk mengatur ulang strategi tersebut melalui lima program prioritas utama.
“Harapannya, kita bisa mengevaluasi setiap unit kerja yang ada. Lewat komitmen bersama, termasuk dengan mengundang P2PUTN (Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional), kita bisa bergerak serentak membangun institusi yang berprestasi, kredibel, dan punya dampak,” ujar Rektor saat memimpin rapat pleno.
Lahirnya Renstra ITN Malang 2025-2030 ini membawa lima prioritas strategis yang menjadi tumpuan utama. Pertama, fokus pada penguatan daya saing lulusan untuk memastikan mahasiswa dan alumni memiliki kualitas outcome yang mumpuni di dunia kerja. Kedua, melakukan transformasi akademik dengan mengedepankan keunggulan pendidikan yang tetap relevan dengan zaman. Ketiga, memperkuat ekosistem riset dan inovasi, khususnya pada pengembangan teknologi hijau yang berkelanjutan. Keempat, melakukan transformasi tata kelola dan SDM demi menciptakan ekosistem kerja berbasis kinerja yang sehat. Terakhir, menjaga ketahanan finansial dan PMB strategis guna menjamin keberlanjutan institusi melalui langkah-langkah yang lebih matang.
Senada dengan Rektor, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Dr. Ir. Jimmy, ST., MT., MM, menjelaskan bahwa penyusunan Renstra kali ini memakan waktu yang tidak sebentar karena berbasis pada data riil di lapangan. “Pak Rektor ingin Renstra yang sekarang berbeda. Tidak boleh hanya berakhir di atas kertas, tapi harus benar-benar bisa diimplementasikan dengan baik. Ini adalah dasar bagi prodi, lembaga, hingga biro untuk bersinergi mencari solusi bersama atas tantangan yang kita hadapi,” jelas Jimmy.
Baca juga: Incar Peningkatan Kualitas SDM, Politeknik Pariwisata Makassar Pelajari Kunci Sukses SPM ITN Malang
Agenda yang dimulai dengan pengantar dari Kepala SPM ITN Malang, Ir. Maranatha Wijayaningtyas, ST., MT., Ph.D, ini juga menjadi ajang evaluasi atas audit mutu yang sudah berjalan sejak Oktober 2025 lalu. Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi demi Menjaga Standar Mutu Internal Secara Berkelanjutan” harapannya melalui RTM ini, standar mutu internal dipastikan terus berjalan secara berkelanjutan.
“Hasil tinjauan manajemen ini menjadi pijakan dasar agar langkah strategis yang disusun dalam Renstra tidak lepas dari standar kualitas yang sudah ditetapkan,” ujar Maranatha.
Sebagai penutup, seluruh sivitas akademika ITN Malang menyatakan komitmennya untuk mengawal Renstra 2025-2030 ini secara konsisten dan adaptif. Keberhasilan visi menjadi kampus teknologi unggul di tahun 2030 kini berada di pundak sinergi antara pimpinan, staf, mahasiswa, dan para pemangku kepentingan. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)
Daftar Penerima Penghargaan Implementasi SPMI Terbaik AMI 2024-2025:
Kategori UPPS: Terbaik 1: FTSP. Terbaik 2: FTI. Terbaik 3: Pascasarjana
Kategori Program Studi: Terbaik 1: Teknik Kimia S1. Terbaik 2: Bisnis Digital S1. Terbaik 3: Teknik Mesin D3
Kategori Lembaga: Terbaik 1: LPPM. Terbaik 2: LPKU. Terbaik 3: LP2AI
Kategori UPT: Terbaik 1: Pusat Karir. Terbaik 2: PUSTIK. Terbaik 3: Perpustakaan
