ITNMALANGNEWS.COM – Puluhan pustakawan dan pecinta buku dari berbagai penjuru Indonesia memadati ruang Aula Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kemarin (7/11). Para pustakawan ini dalam rangka belajar bagaimana mengelola perpustakaan yang terintegrasi. Mereka belajar di ITN Malang bersama komunitas SLIMS (Senayan Library Manajemen Sistem). “Peserta ini ada yang dari NTT, Malang Surabaya, Sumatra, pokoknya seluruh Indonesia,” terang Deka Adrianto Utomo, ketua pelaksana.
Terkait materi yang diberikan, Deka sapaan akrabnya, menyatakan bahwa dalam pertemuan ini peserta akan belajar SLIMS 8 Akasia. Sistem ini merupakan website yang memudahkan mengintegrasikan data di perpustakaan. Sehingga dapat dilakukan pengecekan secara online. “Misalnya, peserta telat mengembalikan buku pinjamannya dapat dilihat secara online,” terang pria asal Malang tersebut.
Deka juga menambahkan bahwa pihaknya bersama tim sudah menjelajah dibeberapa perpustakaan di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi bagaimana mengelola perpustakaan dengan baik di era digitalisasi ini. “Sebelum, kita hadir di perpustakaan UGM Jogjakarta. Jadi kita terus mobile, karena kita komunitas yang peduli buku,” tukasnya. Acara
Acara bertajuk SLIM Community Meet up 2015 Inovasi dan Kreativitas Pustakawan Melalui Foss (Free Open Source Sofware) berlangsung selama dua hari, mulai 7-8 November 2015. (her)

