itnmalangnews.id – Komunitas peduli arsitektur dan lingkungan atau INHABITAT 98 menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman dengan mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Hal itu sebagaimana di nyatakan oleh Akhmad Fatah Yasin, ketua INHABITAT98 dalam acara Open House dan Review Design dengan mahasiswa arsitektur ITN di perumahan Permata Jingga (17/4).
Pria yang akrab disapa Avis tersebut menjelaskan bahwa arsitektur harus dikenalkan pada khalayak ramai. Lebih-lebih kepada mahasiswa jurusan arsitektur itu sendiri. Karena kadang, imbuhnya, mahasiswa arsitektur merasa teori-teori di kelas tidak terlalu penting. “Setelah mereka (mahasiswa) turun ke lapangan baru mengerti bagaimana pentingnya teori di lapangan,” terang pria yang juga alumni teknik arsitek ITN Malang itu.
Dalam kesempatan itu INHABITAT98 mempresentasikan dua bangunan penting di Permata Jingga untuk para mahasiswa. Yang pertama adalah Masjid Cahyaning Ati. Masjid yang seperti orang sujud tersebut diarsiteki oleh Armudya Indra dan Armudya Bima. Kakak beradik ini berhasil menyelesaikan bangunan seluas 440 meter persegi tersebut pada tahun 2013.
Bangunan yang kedua adalah fatma house, salah satu rumah yang masih dalam proses pembangunan saat ini. Rumah yang berada di depan masjid Cahyaning ati dibangun menggunakan konsep terbuka untuk alam. Sehingga udara yang masuk segar dan alami serta penghuni dapat melihat alam lebih leluasa. Pada dua bangunan ini mahasiswa arsitek ITN belajar arsitektur lapangan. (her)
