itnmalangnews.id – Kehadiran Resimen Mahasiswa atau Menwa satuan 825 menjadi sesuatu yang berharga bagi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Pasalnya, UKM ini tidak hanya berhasil mendidik para mahasiswa menjadi disiplin dan berwibaya tetapi juga memberikan pengamanan yang penting dalam setiap acara besar di kampus biru tersebut.
Menurut Ayu Ambarwati, wakil komandan Menwa ITN Malang bahwa tugas utama Menwa bagi kampus adalah melakukan pengamanan. Dan menjadi petugas saat upacara-upacara tertentu yang digelar oleh ITN Malang. “Saat PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru), Wisuda kita selalu menjadi bagian pengaman. Jika ada acara lain kami juga mengamankan, namun biasanya panitia mengajukan permohonan dulu ke kami,” tutur mahasiswi asal Malang tersebut saat ditemui di Mako Menwa ITN Malang.
Selain pengamanan adalah pendidikan bagi mahasiswa yang menyangkut kedisiplinan dan kekuatan jasmani. Karena itu, sampai saat ini Menwa ITN Malang tetap rutin melakukan latihan jasmani (Jasmil) tiap minggu. Acara ini diikuti oleh semua anggota yang kini berjumlah 18 orang. “Belakangan ini, kami juga diminta latihan bela diri Jujiksu oleh Pak Rektor,” papar gadis berjilbab itu.
Dalam kesempatan itu, Ayu juga menceritakan proses rekrutmen yang dilakukan dalam setiap tahunnya. Di antaranya tes fisik, kesehatan, tulis, dan wawancara. Setelah dinyatakan lulus di tes ini peserta akan mengikuti pra-pendidikan berupa pengenalan materi oleh para pengurus Menwa ITN. “Pengenalan ini penting agar nanti saat pendidikan selama 3 minggu peserta tidak kaget dengan materi yang diterima,” imbuhnya.
Setelah itu masuk ke Raid Baret yaitu perempuan baret, ini diselenggarakan oleh gabungan korwil Malang. Terakhir penempuan Raid oleh satuan dan peresmian sebagai anggota. Rekrutmen yang panjang ini adalah tanda bahwa untuk menjadi anggota Menwa tidak main-main. (her)
