itnmalangnews.id – Penampilan mengejutkan datang dari tim bola volly SMA Nasional Malang dalam ajang lomba Bola Volly Se-Malang Raya yang diselenggarakan oleh Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang. Betapa tidak, tim yang baru dibentuk empat bulan lalu dan dengan materi pemain semuanya siswa baru berhasil menjadi juara II di ajang tersebut. SMA Nasional kalah dari SMAN 1 Turen yang sejak babak penyisihan tampil trengginas dengan melibas semua babak dalam pertandingan itu.
Di laga final itu, pasukan dengan kostum hitam-hitam tersebut betul-betul tampil memukau. Pola permainannya sangat dinamis berbagai gaya smash dilakukan temasuk gerak tipu. Dan yang paling sering membuat pemain SMA Nasional kewalahan adalah pukulan full dari para pemain yang berbadan jangkung. Kadang SMA Nasional telat mengantisipasi pukulan cepat itu, sehingga begitu saja menghujam lapangan pertahanannya.
Dalam sesi final yang dijadwal lima babak jika setiap tim mampu saling mengalahkan, rupanya hanya berlangsung tiga babak saja. Karena SMAN 1 Turen berhasil melibas semua babak tanpa cacat. Babapak pertama mereka menang dengan skor 25-18, babak dua 25-17, dan babak tiga 25-19. Dengan demikian, SMAN1 Turen berhak merayakan kemenangan dan membawa pulang tropi juara satu yang sudah disediakan oleh panitia.
Suwandi, S.Pd, pelatih SMA Nasional menyatakan bahwa memang target anak asuhnya bukan juara. Karena memang baru empat bulan dibentuk dan semuanya mahasiswa baru. Sehingga pengalaman dan dan ketenangannya saat menghadapi lawan masih belum matang. “Target kita di semifinal sudah cukup sebenarnya. Tetapi ternyata kita mampu ke final. Ini sesuatu yang luar biasa. Mengingat ini kali pertama kita ikut lomba volly,” terang pria yang juga pelatih KONI itu saat diwawancarai di arena lomba.
Namun demikian, pria asli Malang tersebut berjanji akan melakukan perbaikan yang maksimal bagi SMA yang satu yayasan dengan ITN Malang itu untuk kedepannya. Menurutnya, dengan penampilan anak asuhnya ini sudah cukup untuk mengevaluasi sisi mana saja yang perlu dibenahi dan ditingkatkan latihannya. “Untuk lomba selanjutnya kita harus juara,” tutur dia. (her)
