itnmalangnews.id – Ada yang menarik dari salah satu Tim Program Kreativitas Mahasiswa – Karsa Cipta (PKM-KC) ITN Malang. SHUMOO ITN Malang (Small Hydrography Marine Boundary Boat), RC Boat Survey yang dikhususkan untuk pemetaan perairan dangkal mendapat applause dari tim juri Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Bahkan sebelum itu RC Boat Survey yang masih dalam rancangan sudah menjadi daya tarik bagi perusahaan Malaysia.
Menurut Ketut Tomy Suhari ketua tim PKM SHUMOO, tawaran untuk membeli RC Boat Survey datang tatkala dirinya mengikuti praktik kerja di salah satu perusahaan Malaysia. “Teman saya di sebuah perusahaan Malaysia sangat tertarik ketika saya ceritakan akan membuat RC Boat Survey, dan dia ingin membeli rancangan ini,” tutur mahasiswa geodesi ini saat ditemui itnmalangnews.id di kampus I ITN Malang, Selasa (28/6).
Dengan bermodal 12 juta maka RC Boat Survey sudah bisa dibuat oleh tim PKM SHUMOO ITN Malang. Sedangkan penuturan Tomy, di pasar eropa harga RC Boat Survey yang sejenis mencapai satu miliyar. Keuntungan menggunakan RC BoatSurvey ini adalah low cost, baik biaya pembuatan maupun operasionalnya, tanpa awak dan tentu saja akurat dalam pengambilan data. Kelebihan inilah yang menjadi daya tarik dan incaran perusahaan Malaysia.
Meskipun dana yang turun dari Dirjen Dikti hanya 7,5 juta, tetapi seluruh anggota tim rela patungan untuk menjadikan RC Boat Survey SHUMOO menjadi kenyataan. Lolos Pimnas serta bisa mematenkan hasil karya mereka adalah harapan ke depan Tim PKM SHUMOO ITN Malang. (sar)
