ITNMALANGNEWS.COM – Keberhasilan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di bidang perencanaan tata ruang kota layak diacungi jempol. Pasalnya, secara bertahap para ahli tata ruang ITN dipercaya di empat kabupaten di Sumba sebagai arsiteknya. Di antaranya, Kabupaten Sumba Tengah, Sumba Timur, Sumba Barat, dan terakhir Sumba Barat Daya yang sudah melakukan kesepakatan kerjasama dengan ITN Malang kemarin (14/12/15).
Rektor ITN Malang, Dr.Ir.Lalu Mulyadi,M.T., menyatakan bahwa semua itu tidak terlepas dari kerja keras para ahli tata ruang ITN dalam memikirkan dan menyusun perencanaan yang baik. Selain itu dia juga berterimakasih pada pihak yang telah mempercayai ITN sebagai mitra membangun kota kabupaten sehingga terwujudnya kerjasama dengan ITN Malang ini. Secara khusus pria asal Lombok tersebut berterimakasih kepada Markus Dairo Talu,S.H. (MDT), Bupati Sumba Barat Daya, yang telah datang langsung ke ITN Malang. “Saya ucap terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Sumba MDT, ini tentu bagian dari pengabdian ITN pada masyarakat dan negara,” ujar Lalu dalam sambutannya di ruang sidang rekotrat.
Dengan ditandatanganinya surat kesepakatan kerjasama ITN Malang dengan pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya ini, berarti ITN menyapu bersih empat kabupaten di Sumba di bidang perencanaan tata ruang kota kabupaten.
Dalam kesempatan itu ketua LP2K ITN, Ir.Togi H Nainggolan,M.S., menyerahkan buku catatan dan laporan perencanaan tata ruang kota tiga Kapubaten Sumba yang sudah dirancang sebelumnya kepada Bupati Sumba Barat Daya.
Sementara Dr.Ir.Ibnu Sasongko,M.T., salah satu anggota tim perencanaan tata ruang kota ITN menjelaskan beberapa tahapan yang dilakukan dalam merumuskan perencanaan tata ruang kota. Mula-mula melihat potensi daerah baik potensi alam maupun manusianya. Kemudian, memilah lagi potensi yang mana yang paling mungkin dikembangkan, baru setelah itu disusun perencanaannya baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. “Misalnya jangka panjangnya menciptakan daerah agro Industri, maka jangka pendeknya kita harus memastikan bagaimana sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan selanjutnya infrastruktur jalannya,” papar Ibnu.
Dalam acara penandatanganan kerjasama dengan ITN Malang tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dr.Ir. Kustamar,M.T., Wakil Rektor II, Dr.Ir Julianus Hutabarat,M.M., Wakil Rektor III, Dr.Eng.Ir.I Made Wartana,M.T., Dekan FTSP, Ir.Sudirman Indra M.Sc., Humas ITN Malang Elizabeth Catur Yulia. (her)

