ITNMALANGNEWS.COM – Tekat Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk menjadi kampus mengembangkan teknologi bukan sekadar wacana. Buktinya, setelah sebelumnya pada 2014 lalu meraih juara III dalam ajang lomba kapal tampa awak di Surabaya, kini kampus biru tersebut berhasil mencipta mobil listrik aero dinamis. Mobil listrik ITN yang unik ini diikutkan dalam lomba mobil listrik nasional pada 21 Oktober 2015.
Ir.Totok SugiartoMS.ME, pembimbing, menyatakan bahwa mobil ini dirancang dengan rentang waktu yang cukup lama: empat bulan. Ini dilakukan demi hasil terbaik. Dalam proses pembuatan melibatkan enam orang mahasiswa dalam satu tim yang disebut UART (Uber Alles Racing Team). “Proses pembuatannya memang hati-hati agar hasilnya maksimal,” ujar pria asal Kalimantan itu.
Pria yang akrab disapa Totok, juga memaparkan beberapa spesifikasi mobil listrik ITN berbentuk alpukat dimiringkan itu. Di antarnya kapasitas aki yang digunakan 48 vol, aki ini penuh dicas selama empat jam. Pada saat penuh, mobil warna merah tersebut dapat melaju dengan kecepatan tertinggi 80 kilometer per jam. Sementara cas aki mampu bertahan hingga jarak tempuh 50 kilometer. “Berarti kalau menggunakan mobil listrik ITN ini, dari Kota Malang bisa sampek Pandaan baru habis cas akinya,” imbuh salah satu dosen teknik mesin tersebut.
Kemudian, ban yang digunakan adalah ban sepeda balap dengan diameter kira-kira 60 sentimeter. Ban ini dipilih karena cukup kecil untuk mengurangi gesekan, agar lebi lincah. Untuk mengantisipasi kecelakaan, di dalam mobil dipasang alat pemadam kebakaran, kemudian dipasang emergensi stop di bagian luar belakang. “Ini semua sudah kriteria standar yang harus dipasang berdasarkan aturan lomba, tetapi ini semua demi keamanan driver,” tukasnya saat ditemui di Aula ITN kampus satu kemarin (19/10). Dengan semua alat tersebut total berat mobil listrik ITN hanya sekitar 30 kilogram.
Totok juga menambahi bahwa yang terpenting nanti di lomba adalah kemampuan mobil dalam menghemat energi. Hal ini sekaligus menjadi penilaian utama dalam lomba. Tetapi pihaknya yakin mobil ITN akan menjadi yang terhemat.
Bisakah mobil listrik ITN ini dikembangkan lebih lanjut? Menurut Totok sangat bisa sekali bahkan jika kreasi lebih lanjut akan menjadi mobil yang sangat bagus. “Jika ini dikembangkan akan mengalahkan mobil listrik yang pernah digunakan Dahlan Iskan (Mantan Menteri BUMN RI),” tukasnya optimis. (her/lid)

