itnmalangnews.id – Hari terakhir Olimpiade Nasional MIPA 2016 membuat lega para peserta. Bagaimana tidak, dua hari penuh mereka memeras otak dan memfokuskan konsentrasi dalam ujian. Terkadang menemukan soal yang mudah tapi kebanyakan soal bagi mereka cukup membuat kesulitan.
“Lumayan susah, soal ujiannya ada esai dan argumentasi. Untuk persiapan khususnya (ON MIPA, Red) tidak ada,” terang Ruth Adininovita peserta ON MIPA bidang matematika dari ITN Malang. Mahasiswi semester 4 Teknik Sipil ini kesehariannya aktif dalam kegiatan kampus. Selain aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan dia juga aktif sebagai tim paduan suara kampus masih pula menyempatkan diri menjadi wakil kampus dalam ajang ONMIPA-PT 2016. Gadis cantik yang sudah mengikuti ON MIPA matematika kali kedua ini berharap lolos mengantongi tiket menuju tahap tiga tingkat nasional di Jakarta dan masih ada kesempatan tahun depan memperbaiki prestasi di ON MIPA sekirannya ingin maju lagi.
Berbeda dengan Fisi Dian peserta dari UNESA (Universitas Negeri Surabaya). “Soal ujiannya lebih mudah hari pertama karena analisis, hari ke dua soalnya hafalan,” menurut peserta ON MIPA bidang Biologi ini. Perhatian dari universitas membantu gadis semester enam ini maju kali ke dua mengikuti ON MIPA, dengan persiapan khusus selama 2 minggu dibimbing oleh dosen pembimbing setiap hari seusai kuliah atau pada waktu jam istirahat. “Jelas bangga dong bisa mewakili universitas, syukur-syukur bisa lolos ke Jakarta,” harap mahasiswi berjilbab ini. (sar)
