Reni Rupianti, SM., MM., Dosen Pendamping Duta Kampus ITN Malang, (kiri) bersama Ajeng Dini Riyanti, S.Pd., M.Sc., Founder & CEO DRO Entertainment. (Foto: Istimewa)
itnmalangnews.id – Menjadi seorang Duta Kampus bukan lagi soal penampilan semata. Di tahun 2026 ini, Duta Kampus, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) mulai menunjukkan eksistensinya lewat serangkaian program pengembangan skill yang lebih terukur.
Baca juga: Tingkatkan Value Diri, Duta Kampus ITN Malang Dalami Seni MC Bareng Pakar
Baru-baru ini Duta Kampus ITN Malang sukses menggelar kelas intensif untuk mengupas tuntas dunia MC dan public speaking. Mengambil tempat di Ruang Workshop LPKU Kampus 1, pada Sabtu (7/3/2026), sebanyak 20 duta tampak antusias menyerap ilmu langsung dari praktisinya, Ajeng Dini Riyanti, S.Pd., M.Sc., Founder & CEO DRO Entertainment.
Ketua Duta Kampus ITN Malang, Derek Susanto Oghude menjelaskan, acara ini adalah langkah awal untuk membentuk brand ambassador yang tidak hanya komunikatif, tapi juga punya karakter.
“Kami ingin teman-teman punya kepercayaan diri tinggi saat menyampaikan ide. Public speaking itu skill utama duta. Jadi, persiapannya memang serius, mulai dari memilih narasumber yang kompeten sampai menyusun simulasi praktik yang nyata,” ujar mahasiswa Teknik Mesin S-1 ini.
Harapannya, setelah pelatihan para duta tidak lagi canggung saat harus berbicara di depan publik, atau saat membawa nama baik ITN Malang di berbagai level acara.
Kompak. Duta Kampus ITN Malang angkatan 2025 upgrade skill public speaking spesialis MC. (Foto: Istimewa)
Pelatihan Bulanan: Dari Fashion hingga Digital Presence
Senada dengan Derek, Dosen Pendamping Duta Kampus ITN Malang, Reni Rupianti, SM., MM., menegaskan, tahun ini skema pembinaan duta dibuat jauh lebih terintegrasi. Ada perubahan besar dalam cara kampus mengelola para dutanya.
“Tahun ini beda. Kami agendakan pelatihan rutin setiap bulan. Fokusnya bukan hanya bicara (public speaking), tapi juga fashion, personal branding, hingga bagaimana mereka membangun digital presence yang kuat,” ungkap Reni.
Dosen Bisnis Digital ini menambahkan, ke depannya para duta akan dikelompokkan sesuai minat dan bakat mereka masing-masing. “Kami akan bagi ke beberapa tim sesuai passion. Ada yang ke desain, content creator, social media specialist, hingga influencer. Jadi pelatihannya bakal sangat spesifik. Kalau minatnya di MC, ya kita perdalam di sana lewat practice session dan mentoring rutin,” lanjutnya.
Kolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa
Satu hal yang menarik dari terobosan tahun ini adalah keterbukaan Duta Kampus untuk berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa lainnya. Reni berencana mengundang perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) dalam agenda-agenda pelatihan ke depan.
“Tujuannya supaya manfaatnya tidak berhenti di internal duta saja, tapi juga bisa menularkan soft skill ke mahasiswa lain. Ini salah satu benefit bergabung di Duta Kampus, mereka tidak hanya membantu promosi, tapi dapat bekal organisasi, dan pengembangan diri yang nyata,” tambahnya.
Pada pelatihan ini, kehadiran Ajeng Dini Riyanti, sebagai praktisi industri diharapkan mampu memberikan standar profesional bagi para mahasiswa, terutama dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di luar kampus.
Ke depan, program Duta Kampus juga akan merambah ke ranah pelatihan kepemimpinan (leadership), pengabdian masyarakat, hingga kegiatan sosial, guna memastikan mereka menjadi sosok yang komunikatif sekaligus berintegritas. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

