itnmalangnews.id – Peningkatan jumlah jurnal menjadi salah satu upaya yang akan ditempuh oleh Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Hal ini sebagaimana mengemuka dalam Workshop Penguatan Jurnal Teknik Elektro S1dengan FORTEI Regional VII Jawa Timur di ruang Amphi, Sabtu (24/2).
Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST, salah satu pembicara menyatakan bahwa selama ini teknik elektro di Jawa Timur belum ada yang memiliki jurnal yang terakreditasi secara nasional. Karena itu, ITN Malang perlu mengambil inisiatif. Dan, sebetulnya sejauh ini sudah menerbitkan e-jurnal dengan model Open Jurnal System (OJS) yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) namun belum maksimal. “OJS ini perlu kita maksimalkan lagi, bahkan nantinya setiap jurusan memiliki dua e-jurnal, yaitu untuk dosen dan umum,” papar alumni ITB tersebut.
Lebih lanjut, Aryuanto menegaskan untuk kedepannya tidak bisa dihindarkan lagi penggunaan e-jurnal, karena jurnal hard copy sudah tidak diakui lagi. Karena itu, kampus dan jurusan perlu berupaya untuk memperbaiki sistem dan pengelolaan e-jurnal serta bagi jurusan yang belum memiliki perlu mempersiapkan diri. “Saat ini sudah online semua, dan sudah dituntut begitu, kita harus siap dengan segala tantangannya,” katanya.
Baca: Perlengkap Tri Dharma Perguruan Tinggi, Syarat Dosen Ajukan SERDOS
Baca: Anggota FORTEI Regional VII Ikuti Pengelolaan Manuskrip Jurnal di ITN Malang
Dalam kesempatan tersebut, salah satu peneliti kampus biru itu juga berharap karya-karya mahasiswa atau skripsi mahasiswa juga dapat dipublikasikan di e-jurnal kampus. Di sini nanti terbuka peluang mahasiswa bisa sharing dengan mahasiswa kampus lain. “Cuma yang perlu diperhatikan adalah bagaimana karya mahasiswa itu tidak berasal dari plagiasi,” tutur dia. (her)
