Skripsi Pebisnis Kopi Ciptakan Alat untuk Petani

itnmalangnews.id – Endow Bambang Tri Atmojo adalah mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang tengah menekuni dunia bisnis supplier kopi Dampit. Ketika memasuki masa skripsi, Endow ingin mengambil topik yang bermanfaat bagi petani kopi. Selain menjadi bentuk bakti mahasiswa kepada masyarakat, ini juga menjadi tanggung jawab moral pebisnis terhadap mitra kerjanya.

Skripsi Pebisnis ITN Malang Kopi Ciptakan Alat untuk Petani

“Di Teknik Industri saya suka ergonomi. Saya melihat pekerjaan petani kopi yang mengeringkan kopi secara tradisional. Teras penjemuran kadang seadanya hingga berisiko merusak aroma kopi. Mereka bekerja dari pagi sampai sore sampai punggung dan pundak lelah. Kalau hujan, kerja mereka tidak maksimal. Ketika sudah jadi pun kualitas kopi yang diterima kafe tidak bisa sembarangan,” jelas Endow.

Hal tersebut menggagas Endow untuk membuat meja pemroses kopi multifungsi pasca panen yang ergonomis. Meja tersebut tersebut dari rangka besi siku sehingga bisa dibongkar pasang. Permukaan untuk menaruh kopi dibuat dari besi ram-raman. Dimensinya memiliki panjang sekitar 180 cm, lebar 49 cm, dan tinggi 190 cm. Berat rangka sekitar 10 kilogram.

“Kopi sensitif pada perlakuan karena biji kopi sejak pertama dipetik sampai proses roasting akan menyerap aroma sekitar. Tahun 2018-2020, pemerintah pusat punya program membangun fasilitas penjemuran kopi, tetapi masih terbatas. Alat saya bisa menjadi alternatif, bahkan dalam beberapa hal lebih efisien,” terangnya.

Meja pengering karya Endow dianggap merupakan investasi yang bagus. Endow tidak asal bicara saat mengatakan alatnya relatif lebih efisien. Pengeluaran di awal memang besar, tapi alatnya untuk jangka panjang turun temurun.

“Kelebihan lain meja pengering antara lain sirkulasi udara lebih bagus karena memakai besi ram-raman. Ada penutup atas dari fiber plastik bening supaya petani tidak ribet keluar masuk saat hujan. Di bagian samping ada penutup dari terpal. Penutup-penutup ini membuat kopi tidak perlu dibawa keluar masuk karena bisa dipasang agar tidak terkena hujan dan embun,” jabar Endow. (ata)

(Visited 165 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *