Profil Renewable Energy: Komunitas peduli energi terbarukan di ITN Malang

itnmalangnews.id – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang adalah kampus nasionalis yang berfokus pada bidang teknik. Energi terbarukan merupakan salah satu topik ilmu yang kian marak diperbincangkan, terutama di kalangan orang teknik. Di ITN Malang sendiri juga terdapat komunitas bernama Renewable Energy.

Komunitas Renewable Energy Teknik Elektro ITN Malang

Komunitas Energi Terbarukan Teknik Elektro ITN Malang. (Foto: Komunitas Renewable Energy for itnmalangnews.id)


Komunitas ini berdiri mulai tahun 2013. Keberadaannya diinisiasi oleh Ir. Yusuf Ismail Nakhoda, MT, salah satu dosen, yang berniat mengumpulkan mahasiswa-mahasiswa yang berminat mengikuti lomba. Kemudian sampai sekarang Yusuf masih membimbing para anggota komunitas. Sekarang tercatat anggota aktif komunitas Renewable Energy sekitar 50 orang, dengan tambahan alumni berkisar 30 orang.

Ketua komunitas tahun ini, Octoarizky Nuchum Pradana menceritakan jika kegiatan komunitas meliputi penelitian energi terbarukan, pengembangan, dan penerapannya. Mahasiswa angkatan 2017 Teknik Elektro tersebut lantas menyebutkan proyek-proyek komunitas. “Kegiatannya seperti pembuatan generator linier, dan kami sedang berencana meng-upgrade generator axial. Alat renewable energy yang berada dalam tahap uji lapangan ada pikohidro terapung di Kediri dan kincir angin di Malang selatan. Sedangkan alat yang benar-benar sudah diterapkan adalah penelitian pikohidro Pak Yusuf di Jember,” terangnya, Jumat (12/07).

Baca juga: Pikohidro ITN Malang Datang, Desa Gelang Jember Terang Benderang

Baca juga: Seminar Nasional: Menuju Krisis Energi, Mahasiswa Teknik Kimia Gugah Kesadaran Lewat Seminar

Erik, sapaan akrab Octoarizky, pribadi merasa komunitas Renewable Energy sangat bermanfaat. Situasi ini ikut bersumber dari keresahan energi dunia. “Bahan bakar fosil semakin menipis dan terus dikurangi. Tak ayal renewable energy sekarang booming. Energi-energi tersebut jelas menjadi fokus di masa yang akan datang,” tukas mahasiswa asli Pandaan ini.

Sebagai ketua komunitas, Erik memandang Renewable Energy ITN Malang butuh lebih banyak kegiatan. Contoh kegiatan yang terpikirkan adalah bekerja sama dengan bidang pengabdian masyarakat. “Kami ingin menerapkan IPTEK yang dipelajari. Kalau bisa sih ingin minta kegiatan pengabdian masyarakat lagi,” ujar Erik. (ata)

Link : www.itn.ac.id

(Visited 541 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *