ITNMALANGNEWS.COM – Penerimaan peserta pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ITN Malang semakin dipadati peminat. Sejauh ini sudah puluhan peserta yang mendaftar dan sebagian besar berasal dari mahasiswa baru. Hal ini dinyatakan oleh Mohammad Habibullah Imaduddin, koordinator PSHT ITN Malang pada Minggu (1/11/15) lalu.
Menurut mahasiswa jurusan teknik geodesi tersebut, hingga kini sudah ada sekitar 20 mahasiswa yang mendaftar sebagai anggota baru PSHT. “Memang, tidak ada batasan waktu khusus untuk masa pendaftaran, artinya kapanpun peserta bisa langsung datang dan mendaftarkan diri ke sekretariat PSHT ITN,” terang pemuda asal Tuban tersebut. Jadi untuk menjadi anggota PSHT sangatlah mudah dan tidak dipungut biaya.
Selain itu, mahasiswa yang akrab disapa Habib itu, juga menjelaskan beberapa kegiatan yang dilakukan PSHT ITN Malang. Setiap malam Selasa dan malam Jumat dilakukan latihan bersama dari semua jenjang di lapangan basket ITN. Proses latihan sendiri tidak sama antara peserta baru dan peserta lama. “Jadi ada kelasnya masing-masing, dan setiap level materi pelajarannya berbeda,” imbuhnya.
Bagi peserta baru PSHT ITN sendiri, ada tahapan-tahapan gerakan yang diberikan. Misalnya mula-mula dikenalkan dengan gerakan tangan berupa pukulan dan tangkisan. Kemudian gerakan kaki berupa tendangan dan sapuan, lalu gerakan bantingan.”Gerakan bertahap ini untuk mempermudah peserta dalam menguasai setiap gerakan,” lanjutnya.
Apa manfaat belajar silat? Menurut Habib ada banyak manfaat yang didapat dari belajar silat. Di antaranya: dapat menambah persaudaraan antara sesama pesilat, bagian dari upaya melestarikan budaya bangsa, dan tak kalah pentingnya untuk melindungi diri. “Yang pasti silat itu bukan untuk menyombongkan diri, dan juga bukan untuk keren,” tukasnya mengakhiri perjumpaan kami dengan PSHT ITN. (her)

