Menteri Agraria: Tidak Boleh Menggunakan Tanah Seenaknya Meski Memiliki Hak Milik

ITNMALANGNEWS.COMMeteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional, Drs.Ferry Mursyidan Baldan, memberikan warning pada semua pemilik tanah. Bahwa tidak dibenarkan menggunakan tanah seenaknya sekalipun memiliki sertifikat atas tanah itu. “Semua pembangunan harus disesuaikan dengan tata ruang dan ketepatan fungsi tanah,” terangnya dalam sambutan pembuka Forum Tahunan Ilmiah antara Ikatan Surveyor Indonesia ( FIT ISI), KOPTI, dan ITN Malang di ballroom Klub Bunga Butik Resort, Kota Batu (19/11/15).

menteri-agraria-tidak-boleh-menggunakan-tanah-seenaknya-meski-memiliki-hak-milik

Hal ini, menurut Ferry, karena banyak alih fungsi lahan tidak tepat terhadap kualitas tanah. Misalnya, tanah yang masih cocok dijadikan sawah dialihfungsikan menjadi gedung-gedung atau pusat bisnis, hutan yang masih layak diganti perkebunan atau pemukiman. “Kalau tanah cocok untuk pertanian, maka tidak boleh menjadi pemukiman,” katanya.

Alih fungsi lahan, imbuhnya, bukanlah sesuatu yang keliru jika dilakukan dengan tepat. Misalnya, tanah yang sudah tidak layak pertanian, maka dapat diganti perumahan. “Jadi kedepannya akan dilakukan pengujian terhadap setiap alih fungsi tanah yang mau dilakukan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Agraria juga meminta pada ISI untuk mengambil peran penting dalam pembuatan peta. Bahkan dia meminta skala peta tidaknya hanya 1: 1000 tetapi ditingkatkan 1: 5000. Dengan begitu ISI akan berperan mempercepat pelayanan, mencegah konflik, dan menyelesaikan konflik yang ada. “Saya minta kembangkan lembaga ini (ISI) sebagai organisasi profesi bukan ormas,” katanya. Usai membuka acara, Ferry meninjau beberapa pemeran perusahaan yang kerjasama dengan FIT ISI.(her)

(Visited 179 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *